HETANEWS

Turki

Pengikut ISIS Ditahan Kurdi Kabur, Australia Salahkan Turki
Pemerintah Australia menyatakan Turki harus bertanggung jawab penuh karena serangan mereka mengakibatkan ratusan keluarga dan milisi asing Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)...
Kelompok Kurdi telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Suriah untuk menghadapi invasi pasukan Turki.
Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membiarkan serangan Turki atas Kurdi Suriah mengundang sorotan tajam.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebutkan tidak khawatir beberapa militan Islamic State (ISIS) melarikan diri dalam kekacauan serangan Turki di Suriah.
Presiden Rusia, Vladimir Putin, memperingatkan bahwa operasi militer Turki di Suriah berpotensi membangkitkan ancaman Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebutkan tidak khawatir beberapa militan Islamic State (ISIS) melarikan diri dalam kekacauan serangan Turki di Suriah.
Seorang pejabat senior Kurdi mengatakan bahwa kepentingan terbaik Inggris dan negara-negara Eropa lainnya ialah menekan Turki agar tidak menyerang Suriah utara.
Turki membantah bahwa mereka telah memulai operasi terhadap militan Kurdi di Suriah. Tetapi Turki mengatakan persiapannya sedang berlangsung.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghancurkan ekonomi Turki pada Senin (7/10).
Persiapan operasi militer Turki ke Suriah bagian utara "telah selesai" sepenuhnya. Demikian informasi terbaru dari Kementerian Pertahanan Turki, Selasa 8 Oktober 2019.