HETANEWS

Polda Jatim

Terindikasi Radikalisme, Perempuan Ini Diamankan di Bandara Juanda
Seorang perempuan yang terindikasi mengikuti paham radikal diamankan di Polda Jawa Timur (Jatim). Ia ditangkap saat tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo.
Seorang guru honorer asal Dusun Morsongai, Panaan, Pamekasan, Madura, Hairil Anwar (35) ditangkap polisi setelah posting ujaran membunuh Presiden Joko Widodo di media sosial...
Seorang guru honorer asal Dusun Morsongai, Panaan, Pamekasan, Madura, Hairil Anwar (35) diamankan Subdit V Cyber Crime Polda Jatim.
Isak tangis Aris Sugianto (34) tak dapat lagi dibendung saat di hadapan wartawan. Terlebih saat ditanya alasannya membunuh kekasihnya, Budi Hartanto (28).
Ada fakta-fakta menarik sebelum Aris Sugianto dan Azis Prakoso membunuh dan memutilasi Budi Hartanto yang kini dikenal sebagai kasus mayat dalam koper.
Salah satu pemutilasi mayat dalam koper, AS atau Aris Sugianto (34) menangis sesenggukan. Aris menangis saat polisi menggelar jumpa pers dengan wartawan.
Motif sebenarnya dalam pembunuhan dan mutilasi mayat dalam koper terungkap. Pembunuhan ini terjadi karena ada hubungan antara pelaku dan korban.
Seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya motif asmara menjadi pemicu pembunuhan Budi Hartanto (28), guru honorer Kota Kediri oleh AP alias AS (34) dan AJ.
Sejumlah fakta terkait pembunuhan Budi Hartanto (28), guru honorer Kota Kediri yang tubuhnya dimutilasi mulai terkuak pasca ditangkapnya kedua pelaku, Jumat (12/4/2019).
Satu pelaku pembunuhan dan mutilasi mayat dalam koper ditangkap di Jakarta. Satu pelaku lainnya akhirnya ditangkap di Kediri.