HETANEWS

meiliana

Massa Gelar Aksi 'Bebaskan Meliana' di Monas
Amnesty International menggelar aksi solidaritas terkait kaus Meliana yang divonis 18 bulan penjara. Mereka meminta Meliana dibebaskan secara hukum.
Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial didampingi Wakil Wali Kota, Ismail dan sejumlah komponen masyarakat, mengikuti deklarasi damai, di Gedung Olah Raga (GOR) Wira Satya...
Pengadilan Negeri (PN) Medan menghukum Meliana selama 18 bulan penjara. Ia dinilai menista agama karena mengeluhkan volume azan. Suara kebebasan menggema.
Terdakwa kasus penistaan agama di Tanjung Balai, Sumatera Utara, Meiliana (44) mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Medan.
Meiliana divonis 18 bulan penjara karena dianggap menista agama akibat mengeluhkan volume suara azan. Saat sidang, Meiliana sempat menyampaikan pleidoi lewat selembar kertas.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersilaturahmi dengan Pengurus Pusat dan Pimpinan Gereja Anggota Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) sudah membuat aturan mengenai pengeras suara (speaker) masjid pada 1978.
Meiliana masih terus menangis setelah divonis 18 bulan bui akibat mengeluhkan volume suara azan di Tanjungbalai, Sumut. Anak Meiliana juga masih trauma hingga saat ini.
Meiliana, warga Tanjungbalai, Sumatera Utara, divonis 18 bulan bui karena protes volume suara azan.
Meiliana mengeluhkan suara azan yang terlalu kencang. Akibatnya, rumahnya dirusak warga. Tidak hanya itu, Meiliana juga dihukum 18 bulan penjara.