HETANEWS

dishub siantar

Astronout Bandingkan Kontrak Ramayana dengan Sewa Ruko
Perjanjian kontrak PT Ramayana Lestari Sentosa dengan Pemko Pematangsiantar sebesar 4000 USD atau Rp 56 Juta pertahun.
Rekayasa arus lalu lintas (Lalin) di Plaza Ramayana dihapuskan setelah pihak manajemen mengadu ke DPRD Pematangsiantar dengan dalih pendapatan berkurang.
Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD melalui Komisi III bersama Dishub, Satlantas Polres Siantar dan pihak management Ramayana menghasilkan kesimpulan jika pengalihan arus lalin...
Simulasi maupun rekayasa pengalihan lalu lintas [Lalin] yang dirancang Kasatlantas Polres Pematangsiantar, AKP Septian Dwi Rianto di seputaran pusat perbelanjaan Ramayana...
Perjanjian kontrak PT Ramayana dengan Pemko Pematangsiantar perlu ditinjau ulang. Pasalnya, pusat perbelanjaan itu hanya menyetor 4000 USD atau setara Rp 56 Juta per tahun.
Arus lalu lintas [Lalin] di seputaran pusat perbelanjaan Ramayana dikembalikan seperti semula. Pengalihan Lalin hanya dilakukan pada hari-hari besar.
Angkutan Pedesaan (Angdes) dilarang masuk ke inti kota dengan alasan macet, tampaknya tidak sepenuhnya benar.
Penerapan aturan Angdes dilarang masuk ke inti kota oleh Dishub dan Satlantas Polres Pematangsiantar masih menuai pro dan kontra.
Dinas Perhubungan [Dishub] Pematangsiantar terkesan abai atas pengutipan tarif parkir diluar ketentuan yang marak terjadi.
Adanya larangan Angkutan Pedesaan (Angdes), masuk inti kota Siantar (Jalan Merdeka-Jalan Sutomo,red) menimbulkan pro kontra di masyarakat.