HETANEWS

13 Perusahaan Bermasalah Pegang Proyek di Siantar, Ini Daftarnya

Buku LHP BPK. (foto : Tanjung)

Siantar, hetanews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sebanyak 13 perusahaan pemenang tender proyek pada Dinas Binamarga dan Pengairan (sekarang PU-PR) dinyatakan bermasalah. Para perusahaan ini mengerjakan proyek tak sesuai perjanjian/kontrak.

Pemeriksaan BPK atas laporan keuangan Pemko Siantar tahun anggaran 2016 menyebutkan ke 13 perusahaan mengerjakan proyek tak sesuai aturan perundang-undangan sehingga menyebabkan kekurangan volume pekerjaan dan harga timpang yang mencapai total sebesar Rp 431.696.742.

Berikut daftar perusahaan pemenang tender proyek:

- CV ST, proyek pengaspalan di Jalan Argasari, Kecamatan Siantar Sitalasari sebesar Rp 48 juta

- CV FI, proyek pengaspalan  di Jalan Rakutta Sembiring, Kecamatan Siantar Sitalasari sebesar Rp 35 juta

- PT SAMK, proyek pengaspalan di Jalan Manunggal Karya, Kecamatan Siantar Marihat, sebesar Rp 42 juta

- PT KVK, proyek pengaspalan di Jalan Farel Pasaribu, Kecamatan Siantar Marihat sebesar Rp 18 juta

- CV SA, proyek pengaspalan di Jalan Viyata Yudha, Kecamatan Siantar Sitalasari sebesar Rp 30 juta

- CV S,  proyek pengaspalan di Jalan AMD, Kecamatan Siantar Martoba sebesar Rp 14 juta

- CV AJ, proyek pengaspalan di Jalan Bali, Kecamatan Siantar Utara sebesar Rp 4 juta

- CV LJ, proyek pengaspalan di Jalan Sudirman, Kecamatan Siantar Barat sebesar Rp 20 juta

- CV J, proyek proyek pengaspalan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Siantar Timur sebesar Rp 15 juta

- PT AGM, proyek pengaspalan di Jalan Sangnawaluh, Kecamatan Siantar Timur sebesar Rp 27 juta

- PT RAM, proyek pengaspalan di Jalan Melanthon Siregar, Kecamatan Siantar Marihat sebesar Rp 32 juta

- PT ZTJ, proyek saluran sekunder (drainase) di Jalan Bahkora II, Kecamatan Siantar Simarimbun, sebesar Rp 54 juta

- PT KBM, proyek rehabilitasi saluran pembuangan (drainase) di Jalan Sekata, Kecamatan Siantar Utara, sebesar Rp 86 juta.

Penulis: bt. Editor: aan.