Siantar, hetanews.com - Pihak Polres Simalungun berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika berbasis informasi teknologi (IT) yang juga jaringan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta Kota Medan. Polres Simalungun berhasil mengamankan 3 orang sekeluarga.

Terduga pelaku Fransiskus Sianipar yang menjadi ayah dari dua orang anaknya yang juga ikut terlibat dijuluki ‘God Father’ diketahui merupakan pegawai honorer Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Siantar.

Sekretaris KPUD Kota Siantar, Hermanto Panjaitan, ketika ditanya mengenai F Sianipar yang ditangkap Polres Simalungun mengatakan bahwa mereka terkejut. Karena selama ini, F Sianipar berkelakuan yang baik.

‎"Dia, biasa-biasa aja. Tidak pernah macam-macam, itu makanya kami pun terkejut. Karena selama ini pun kelakuannya, baiknya kita lihat. Lho kok, kita baca koran, bisa begitu. Selama ini, bagusnya kita lihat selama ini, kita minta hadir, hadirnya dia," ujarnya dari telepon, Rabu (21/6/2017).

F Sianipar sudah sejak tahun 2010 sebagai pegawai honorer di KPUD Siantar alias sejak 7 tahun lalu. Saat Hermanto diangkat menjadi Sekretaris KPUD Siantar, diketahui F Sianipar sudah menjadi honorer di lembaga penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) tersebut.

"Jadi, kami sama sekali tidak tau bagaimana sepak terjangnya. Karena yang saya ‎ingat pun dia tidak merokok. Minum kopi gak mau, teh manisnya diminumnya," kata Hermanto yang sudah merencanakan keberangkatannya ke Medan terkait permasalahan F Sianipar.

"Ini ‎saya rencananya mau ke Medan minta petunjuk, karena kurasa pusat sama provinsi pun sudah mengetahui permasalahan hukum ini. Mohon petunjuklah, bagaimana langkah selanjutnya, pecatnya atau bagaimana. Kebetulan pun, saya tadi dikonfirmasi oleh pihak Polres Simalungun. Mereka nanya alamatnya samaku, kubilang di Jalan Toba, nomor rumahnya gak kuingat," tutupnya.