HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Setengah Ton Ganja Asal Aceh Gagal Beredar di Medan

Ilustrasi pohon ganja (Foto: dok. Thinkstock)

Medan, hetanews.com - Sebanyak 549 bal ganja gagal dikirim dari Aceh ke Medan, setelah truk pengangkut narkotika itu mengalami kecelakaan di Simpang Jais, Tandam Hilir 1, Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.

Selain 549 bal ganja, sang sopir Iskandar (43), warga Desa Peukan Tuha, Simpang Tiga, Pidie dan kernet Muzakir (32), warga Glumpang Menyeuk, Pidie serta truk intercoler nomor polisi (nopol) BK 8519 DB juga diamankan. 

"Penangkapan dilakukan tadi malam sekitar pukul 20.00 WIB," kata Kapolres Binjai AKBP Rendra Salipu, Jumat (16/6/2017).

Truk tersebut dikabarkan sempat dihentikan personel Polres Langkat yang melakukan razia di depan pos lalu lintas Sei Karang di Kota Stabat. Saat memeriksa muatan, sopir menjalankan dan memacu truk.

Kendaraan baru berhenti setelah menabrak mobil Honda City dan Colt Diesel pengangkut kayu kemudian menghantam warung di Simpang Jais, Tandam Hilir 1. Setelah truk diperiksa, petugas menemukan 4 peti berisi 549 bal ganja. 

"Anggota yang melihat kejadian langsung mengamankan dan menangkap dua sopir dan kernet," ujarnya.

Tim dari Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat yang mengejar truk itu tiba di lokasi. "Pelaku bersama barang bukti dibawa personel Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat," terangnya.

Dalam penangkapan ini, sang sopir dan kernet disebutkan sempat melakukan perlawanan, sehingga keduanya ditembak.

"Kernet atas nama Muzakir ditembak karena melakukan perlawanan. Keduanya ditembak pada bagian kaki," jelas Kapolres Langkat AKBP Dede Rojudin.

Dari pemeriksaan, Iskandar mengaku membawa peti berisi ganja itu dari Kuala Simpang, Aceh Tamiang.  "Peti itu dibawa Muzakir yang kemudian menghentikan truk dan menawarkan upah Rp 1 juta," pungkasnya.

Penulis: ardiansyah. Editor: abn.