HETANEWS

Polres Siantar Tak Pernah Panggil Pelaku Penebangan Pohon Mahoni di Simpang Dua

Batang pohon mahoni yang ditebang habis di Simpang Dua. (foto : Zai)

Siantar, hetanews.com - Aksi penebangan pohon mahoni yang dilakukan di Jalan Lintas Siantar-Parapat, tepatnya di daerah Simpang Dua sepertinya tidak ada tindakan tegas dari pihak Kepolisian.

Pihak Kepolisian sama sekali tidak ada melakukan pemanggilan atau pun pemeriksaan terhadap pelaku penebang pohon mahoni tersebut.

Sementara informasi beredar, kalau pelaku penebangan pohon mahoni berinisial LM dan RM telah mendatangi Polres Siantar. Kabarnya keduanya dan para pekerja penebangan pohon telah diamankan beberapa jam di Polsek Siantar Marihat sebelumnya keduanya akhirnya mendatangi Polres Siantar di Jalan Sudirman, Kecamatan Siantar Barat.

Saat dikonfirmasi Kanit Ekonomi, Iptu Rudi Panjaitan mengatakan, tidak pernah datang pelaku penebangan pohon mahoni di Jalan Siantar-Parapat tersebut.

"Tidak ada dia (LM) datang ke sini. Lagian itu kan wilayah Polsek Siantar Marihat jadi ngapain dia ke Polres Siantar. Tanya lah ke Polsek Siantar Marihat,” ucap Rudi saat berada di depan ruang Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras), Jumat (9/6/2017) sore.

Rudi juga menambahkan, jika kejadian itu sudah lama atau sekitar dua mingguan. Menurutnya, penebangan pohon seperti itu seharusnya ditanyakan ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Sebelumnya, pengamat Aljoan Mario Ginting berharap kepada pihak Polres Siantar dapat melakukan pemeriksaan terhadap pelaku penebangan dan pemberi izin.

“Kok bisa sesuka hati menebang pohon pelindung jalan. Apalagi pohon tersebut berada di Jalan Siantar-Parapat. Belum lagi besaran pohon itu sudah sangat besar,” ucap Mario.

Penulis: res. Editor: aan.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.