HETANEWS.COM

Menunjang Percepatan Infrastruktur BODT, Komisi V DPR RI Kunjungan Spesifik di Tobasa

Bupati Darwin Siagian sedang memaparkan kondisi infrastruktur di daerah Kabupaten Tobasa. (foto : sitorus mel)

Tobasa, hetanews.com - Komisi V DPR RI melakukan kunjungan spesifik di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa).

Jumlah mereka 13 orang, di antaranya, Sigit Sosiontomo (Ketua Tim), Sudjadi, Budi Yowono, Sadarestuwati, Anthon Sihombing, Ade R Pratama, Rita Zahara, Novita Wijayanti, Bahrum Daido, Sahat Silaban dan Djoni Rolindrawan, kemarin.

Kedatangan anggota Komisi V tersebut langsung disambut Bupati Darwin Siagian, Wabup Hulman Sitorus, Wakil Ketua DPRD Tonny Simanjuntak dan Kepala SKPD.

Maksud kunjungannya, meninjau langsung Pelabuhan Balige, Jalan Balige By Pass, Jalan Silimbat-Labuhan Batu, Jalan ke Bandar Udara Sibisa dan Lapangan Terbang Sibisa.

“Karena ini sepertinya sudah lama. Jadi saya harapkan kunjungan ini menjadi pintu masuk bagi kita untuk melakukan pengawasan dan penganggaran. Dan sesuai ketentuan Pasal 59 ayat 3 huruf (f) Tata Tertib DPR, hasil kunjungan ini akan kita laporkan dalam Rapat Komisi dan dijadikan bahan pembahasan dalam Rapat Kerja/RDP dengan Kementerian/Lembaga Mitra Kerja Komisi V. Setelah itu, nanti kita akan memasukkannya dalam rapat-rapat anggaran,” ujar Sigit.

Bupati menjelaskan kondisi transportasi Balige yang sembraut. Menurutnya, kondisi ini yang membuat ide pembangunan Balige By Pass muncul, supaya kemacetan teratasi.

"Panjangnya kurang lebih 9,7 KM dan menurut informasi dari Balai, tender tahap I sudah selesai. Tapi dananya belum siginifikan. Kami mengharapkan dorongan Komisi V, agar pembangunan Balige By Pass dapat tuntas dalam waktu 3 tahun,” ujar Darwin.

Mengenai Pelabuhan, Bupati menjelaskan kunjungan kapal motor ke Pelabuhan Balige mencapai 1.896 unit/tahun, kapal puro 9 unit/bulan.

“Tapi kondisi pelabunan sekarang sudah sembraut. Bila dikaitkan dengan Otorita, pelabuhan ini penting dikembangkan agar akses ke Samosir makin baik,” jelasnya.

Darwin juga menjelaskan mengenai Jalan Silimbat-Parsoburan. Dikatakan ada jalan lintas tengah ke lintas timur 80 km. Jalan ini sudah pernah dibuka 1993, tapi belum seluruhnya, masih tersisa 24,5 km.

Menurutnya, bila ini dibuka, Silimbat akan terhubung dengan Labuhan Batu Utara (Labura). Dan di kawasan itu, katanya ada kelapa sawit warga Habinsaran, Borbor dan Nassau 717 hektar serta karet 578 hektar.

Warga menjual sawit ke Tebingtinggi yang berjarak 200 KM, dengan harga Rp 600/kg. Dijelaskan bila jalan ini terbuka, warga sudah bisa menjual ke Labura dengan harga Rp 1.200/kg.

“Jadi karena belum terbuka, warga merugi kurang lebih Rp 5 miliar per tahun atau sekitar Rp 600 juta per bulan dari selisih harga dan biaya angkut sawit ke Tebing Tinggi. Itu masih dari sawit, belum dari karet dan kopi,” ujarnya.

Untuk itu Bupati mengharapkan dukungan Komisi V untuk pembukaan jalan ini.

Selain mengenai Balige By Pass, Pelabuhan Balige dan Jalan Silimbat menuju Labura, pada kesempatan itu Bupati juga menjelaskan kondisi Jalan menuju Bandar Udara Sibisa, Lapangan Terbang Sibisa dan Dermaga Ajibata dan mendapat tanggapan dari mitra kerja dan Komisi V DPR RI.

Mendengar pemaparan Bupati, Sahat Silaban mengaku prihatin. Untuk itu Sahat mengajak Mitra Komisi V yang hadir memberi perhatian serius, khususnya Kementerian PUPR, Perhubungan, Kementerian Desa, Balai, Basarna dan lainnya, karena menurutnya ini bagian dari Nawacita Presiden.

“Kami sangat prihatin, ada potensi pertanian. Tapi karena Jalan Silimbat ke Labura tidak terhubung, masyarakat rugi tiap tahun. Bila ini terus berlangsung masyarakat kawasan Danau Toba tidak akan maju. Pemerintah pusat harus turun tangan mengatasi ini ” katanya.

Tidak hanya kepada mitra kerjanya, Sahat juga mengajak Komisi V DPR memberi perhatian terhadap kawasan danau toba yang terdiri dari Kabupaten Tobasa, Samosir, Humbanghas, Taput, Simalungun, Karo dan Dairi.

“Saya pikir teman-teman Komisi V setuju memberi dukungan. Demikian halnya dengan Kementerian PUPR, Perhubungan, Kementerian Desa, Balai Besar, Basarnas dan lainnya kami harapkan serius memperhatikannya,” kata Anton sihombing dan disambut salah satu mitra kerjanya dengan mengatakan pihaknya siap menerima.

Direktroat Jenderal Bina Marga mengaku apa yang disampaikan Bupati Darwin sudah mencatat. Diinformasikan bahwa Dirjen Bina Marga telah memasukkan Balige By Pass dan Jalan Sibisa tahun 2017 ini. Bahkan diakui sudah tender dan sebentar lagi akan dilaksanakan.

“Untuk Balige By Pass Rp 21,6 miliar, akses Sibisa Rp 19,5 miliar. Nanti tahun 2018 kami sudah alokasikan total Rp 180 miliar,” katanya.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengaku, tahun ini pihaknya sudah memasukkan peningkatan pembangunan Dermaga Ajibata Rp 12,1 miliar. Pengadaan sarana kapal (multi years) dan sudah dalam proses pelelangan.

“Tahun depan ada juga penambahan sarana kapal dan pembangunan drama suar di Pelabuhan Nalige,” ujarnya.

Dalam rombongan kunjungan spesifik, mitra kerja Komisi V DPR RI yang hadir antara lain dari Kapusdiklat BMKG, Herizal, BBMKG Wil. I Edison Kurniawan, Lalulintas Ditjen Hubdat, Pandu Yunianto, Kantor Sar Medan Budiawan, PPLP DJCK PUPR Rudy Arifin, Dit Bandara Cecep Kurniawan dan lainnya terkait infrastruktur dan transportasi.

Penulis: mel sitorus. Editor: abn.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!