HETANEWS

Karena Sosok Itu, Harapan dan Mimpiku Kini Terwujud (2)

Sofiatun Nurul Anisa Manurung pasca menjalani operasi bibir sumbing.

Simalungun, hetanews.com - Maria boru Hasibuan masih dengan mimpi kecilnya, ketulusan hatinya dalam mengais rejeki di sepetak sawah milik orang lain terus dilakukannya demi mewujudkan harapan agar putri bungsunya, Sofiatun Nurul Anisa Manurung berusia 5 bulan bisa operasi bibir sumbing.

Begitupun dengan Jupri Manurung, ia juga turut merasakan kepedihan saat sang istri sering mengeluhkan kondisi putri bungsu mereka.

Jupri hanya bisa tertunduk lesu, apalagi ia hanya bekerja sebagai buruh serabutan. Ia hanya mampu menukar tenaga yang di milikinya menjadi sebuah pundi-pundi rupiah ketika seseorang membutuhkan tenaganya untuk mencangkul sawah atau memanen buah kelapa sawit, dan pekerjaan yang seperti itu belum tentu ia dapatkan setiap hari.

Tuhan memang tidak pernah menguji manusia di luar batas kemampuan mereka. Maria tetap meyakini bahwa akan ada solusi dari permasalahan yang membelenggu keluarganya.

Kabar baik tentang operasi gratis yang di terimanya pada tanggal 22 Mei 2017 lalu mewujudkan impian Maria.

Dengan perasaan yang bahagia, ia bercerita kepada tim hetanews yang datang menyambangi kediamannya di Parbeokan pada 30 Mei 2017.

Bagaimana ia tidak bahagia, saat menyaksikan putri bungsunya sudah dioperasi secara gratis oleh Pemkab Simalungun pada 23 Mei 2017 kemarin di Raya.

Dengan nada lirih, ibu 3 anak itu sesekali terlihat meneteskan air mata saat tim hetanews menanyakan perasaannya saat ini pasca putri bungsunya sudah dioperasi.

Ia mengatakan, tidak tau mau berkata apalagi sebagai ucapan syukurnya kepada Tuhan dan rasa terima kasih nya kepada Pemkab Simalungun yang dipimpin oleh JR Saragih dan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono beserta jajarannya yang sudah membantu meringankan beban di pundaknya dengan menyelenggarakan kegiatan bakti sosial.

“Saya bersyukur Tuhan telah membukakan jalan bagi keluarga kami terutama putri saya ini (Sofiatun) melalui pak JR Saragih dan bapak-bapak TNI,” ujarnya dengan nada lirih.

Kini Sofiatun sudah terlihat semakin cantik pasca operasi. Dia masih dalam dekapan ibunya yang senatiasa membisikkan nasehat dan kata-kata lembut agar Sofiatun kelak akan tumbuh besar menjadi wanita yang kuat dan mandiri. 

Maria semakin bersemangat untuk menjaga dan membesarkan putri bungsunya itu. Itu terlihat, saat ia begitu sabar menenangkan Sofiatun yang sedang menangis meminta Air Susu Ibu (ASI) dari ibunya. 

Penulis: tim. Editor: aan.