Simalungun, hetanews.com - Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Sumut II jurusan Pelabuhan Tigaras-Simanindo yang berlayar tanpa Surat Persetujuan Berlayar (SPB), Senin (29/5/2017) lalu, ternyata tidak sesuai dengan ketentuan.

Atas Kejadian itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Simalungun, Ramadani Purba mengaku telah menyurati instansi terkait.

Ramadani mengatakan, setelah perseteruan antara 2 orang anak buah kapal (ABK) dan petugas dermaga yang berbuntut pada penyeberangan kapal ferry selama 3 trip tanpa SSP, pihaknya telah menyurati pihak pengelola kapal.

"Sudah kita selesaikan. Kita surati pihak kkapa dan himbau supaya harus mengambil SPB yang ditanda tangani Kepala Dermaga, baru bisa berlayar," katanya saat dihubugi lewat telepon, Rabu (31/5/2017) sore.

Baca juga : ABK Ajak Duel Petugas Dishub Simalungun Buntutnya Kapal Berlayar Tanpa SPB

Kadishub mengatakan, jika kapal ferry beroperasi tanpa SPB tentu menyalahi ketentuan yang berlaku.

"Kalau ada terjadi apa-apa, yang ditanya itu SPB. Kalau gak ada SPB berarti gak ikut ketentuan," ucap Ramdani.

Disinggung mengenai adanya dugaan memanipulasi data manifest (data penumpang) dilakukan kapal yang menyebrang tanpa SPB, Ramadani menilai tindakan tersebut merupakan niatan dari pihak kapal.

"Kalau ada niat seperti itu kan, niatan pihak Ferry nya yang gak ingin melaporkan jumlah penumpang. Sebenarnya gak boleh begitu. Makanya ke depannya kita gak kasih izin itu ( kapal ferry.

Dia menambakan, apabila pihak kapal menyalahi setelah ditegur, maka pihaknya harus mengambil tindakan.

Lebih lanjut lagi, Ramdani mengatakan, pihak kapal dalam hal ini PT PPSU sebagai pengelola harus melakukan pendataan data manifest, karena hal tersebut tidak luput dari pantauan Provinsi.

Baca juga : Kanit KMP Tak Tau Kapal Berlayar Tanpa SPB

"Mereka harus laporkan itu terus. Karena itu dipantau terus pusat da data statisknya. Nanti gak layak kita meminta penambahan armada," jelas Ramdani seraya menambahkan bahwa Dishub Simalungun tengah mengajukan permohonan armada.

Terpisah, Kepala Unit (Kanit) KPM SUMUT I & II Marhan Simbolon mengaku, tidak mendapat surat dari pihak Dishub Simalungun. Bahkan, Kanit yang berkantor di Pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir tidak mengetahui adanya 2 orang ABK ngajak duel petugas Dishub di Dermaga Tigaras yang berbuntut kapal ferry berlayar tanpa SPB s"selama3 trip.

"Tidak ada saya terima surat. Saya juga belum menerima laporan (tentang ABK dan Petugas Dishub) dari kapten kapal. Bagaimana buat keterangan, saya belum menerimanya. Datang saja ke kantor, biar lebih jelas," ucap Marhan dari seberang telepon.