HETANEWS

Himbauan JR Saragih di Bulan Ramadhan, Saling Menghargai dan Menghormati

Bupati JR Saragih didampingi Wakil Bupati Amran Sinaga serahkan santunan kepada anak yatim.

Simalungun, hetanews.com - Dalam pelaksanaan puasa di bulan Ramadhan tahun 1438 H/2017 M, Bupati Simalungun JR Saragih menghimbau kepada kepada masyarakat untuk saling menghargai dan menghormati kepada umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa.

“Sekalipun kita berbeda-beda agama tetapi diikat dengan budaya. Tentu pesan budaya inilah yang saya harapkan bisa mengikat persatuan di Kabupaten Simalungun, sehingga bisa menjadi kondusif dan saling menghargai dalam suasa bulan Ramadhan. Dan bagi yang tidak berpuasa bisa menghargai yang berpuasa,” kata JR Saragih pada saat pelaksanaan kegiatan buka puasa bersaman pemerintah dan masyarakat Kecamatan Tanah Jawa, Rabu (31/5/2017).              

Pelaksanaan buka puasa bersama tersebut dipusatkan di halaman Masjid Ustwatun Hasanah Balimbingan Kecamatan Tanah Jawa. Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Simalungun, Dandim 0207/Simalungun, Kapolres Simalungun, Dandenpom I/1 Siantar, Anggota DPRD, staf ahli Bupati, para pimpinan SKPD dijajaran Pemkab Simalungun, Camat dan Muspika serta para pengulu se Kecamatan Tanah Jawa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ribuan masyarakat.              

JR Saragih juga menyampaikan, pelaksanaan buka puasa ini bertujuan untuk menjalin silahturrahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus untuk menyerap keluhan yang dihadapi masyarakat.

“Dalam silahturrahmi ini pemerintah bisa menyerap keluhan masyarakat, dan selanjutnya pemerintah bisa menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut,” ungkap JR Saragih.

Terkait tentang toleransi umat beragama di Kabupaten Simalungun, Bupati yang didampingi Wakil Bupati Amran Sinaga mengatakan, Pemkab Simalungun bekerjasama dengan para pangulu (kepala desa) dan lurah untuk menyampaikan pada masyarakat agar kerukunan umat beragama terus ditingkatkan, sehingga tercipta untuk saling menghargai antar umat beragama.             

Sementara itu, tokoh agama Syech Muda Ahmad Sabban Rajaguguk mengatakan, heterogen masyarakat di Simalungun sumber kekuatan dan tidak ada skat, baik antara totkoh agama, masyarakat dan pemerintah.

Bupati, Wakil Bupati, Dandim, Dandenpom, tokoh agama, bersama para penerima santunan dan bingkisan.

“Artinya apa, ini adalah rahmad dan kita berharap, terus dirawat dalam rangka membangun Simalungun bahkan membangun Sumatera Utara kedepan,” ujarnya

Menyinggung jelang masa-masa politik yang dikaitkan dengan toleransi agama, Ahmad Sabban Rajaguguk menghimbau kepada masyarakat, agar agama jangan dijadikan komoditas politik.

“Jadikan agama sumber inspirasi agar kita menyatu, kuat dan dapat menghamparkan pembangunan. Pembangunan tidak bisa berjalan tanpa ada kerukunan. Kepada pak Bupati kita harapkan kedepan juga terus tampil untuk membangun Simalungun khususnya dan Sumatera utara umumnya,” pungkasnya.

Tokoh masyarakat Kecamatan Tanah Jawa, Abdul Karim Nasution dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Simalungun yang tetap konsisten memperhatikan umat beragama di Kabupaten Simalungun.

“Mari kita doakan pak bupati ini panjang umur dan sehat sehingga dapat memimpin dan melaksanakan pembanguan untuk memajukan daerah kita,” kata Abdul.

Mengenai eksekusi tanah lapang di Kampung Melayu Kecamatan Tanah Jawa yang berjalan dengan baik, Abdul Karim kembali menyampaikan terima kasih kepada Bupati Simalungun, dan kini telah digunakan masyarakat untuk melaksanakan berbagai kegiatan olahraga bagi anak muda, sehingga mengurangi kenakalan ramaja. “Kiranya pak bupati jangan bosan membantu kami di kecamatan tanah jawa ini,” tutupnya.

Pelaksanaan buka puasa bersama pemerintah dan masyarakat Kecamatan Tanah Jawa diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Jepridin dan saritilawah dibawakan Zazila Adelia Lubis.

Di acara tersebut juga diserah santunan dan bingkisan kepada anak yatim, penyaluran kartu BPJS Kesehatan kepada masyarakat dan bingkisan kepada fakir miskin. Diakhiri dengan penyampaian tausya oleh Al-Ustadz Mukhlisin dan buka puaa bersama.

Penulis: jer. Editor: aan.