HETANEWS

Destinasi Wisata Sektor HTI TPL

Dari Hutan HTI dan Konservasi, terlihat keindahan alam Danau Toba. (foto : Aldy)

Tobasa, hetanews.com - Perjalanan empat jam dari Kota Medan ibu kota provinsi Sumatera Utara, terasa layak ketika tiba di hutan konsesi milik perusahaan bubur kertas PT.TPL sektor HTI Aek Nauli, Kabupaten Simalungun.

Disambut dengan jajaran pohon eucalyptus bahan baku perusahaan, seakan menyembunyikan keindahan sebenarnya  yang tersembunyi di dalamnya. Ditemani jalan yang berbatu memberikan kepuasan bagi para pencinta olahraga offroad.

Di Hutan TPL ini para petualang dapat mengunjungi beberapa lokasi berbeda, yaitu kawasan hutan lindung, aliran sungai dari mata air segar, lokasi penanaman pohon aren dan pohon kemenyan yang dipelihara serta situs situs sejarah sumur peninggalan Sisingamangaraja XII.

Sistem pemanfaatan hutan yang dikelola oleh TPL jelas memberi kesan postif bagi siapapun yang menyaksikan. Bahkan para wisawatan dapat menyaksikan jajaran pohon yang indah tersusun dengan rapi.

Ketika tiba di lokasi penanaman pohon yang dipelihara perusahaan, para petani mampu menghipnotis para petualang dengan pertunjukan cara penanaman sesuai dengan kepercayaan, hingga cara melakukan pemanenan aren dan kemenyan.

Sementara di lokasi aliran sungai mata air segar, kita dapat langsung menyaksikan ikan-ikan berenang, bahkan kawasan HTI TPL selalu digunakan siswa untuk ngecamp dan berkemah di kawasan HTI.

Berbagai masukan dan rekomendasi perkembangan Danau Toba Monaco Of Asia, salah satunya datang dari DPRDSU Komisi B Aripay Tambunan. Melalui pemanfaatan dana Tanggungjawab Sosial Korporat, Jantoguh Damanik juga memberikan rokomendasi kepada TPL untuk melakukan pengembangan anggrek hutan sebagai habitat asli tanaman Tapanuli, serta memperbanyak dan memperkaya jenis tanaman hutan yang memiliki khasiat pengobatan.

“Kami berharap besar pengelolaan dana CSR TPL lebih diarahkan pada pembenahan, konservasi hutan menjadi ekowisata kawasan Danau Toba sebagai Monaco Of Asia. Selain itu, perusahaan ini juga harus mendukung pengkayaan habitat tanaman hutan untuk generasi mendatang. Bila perlu TPL membuat lebel nama dari setiap jenis pohon, agar memberikan pengetahuan baru kepada generasi muda," sebut Jantoguh Damanik.

Penulis: aldy. Editor: abn.