Medan, hetanews.com - Pemko Medan menggelar Dialog Antar Tokoh Agama se-Kota di Hotel Santika Medan, Rabu (31/5/2017).

Dalam acara itu, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin membuka dialog yang diikuti ratusan Tokoh Agama di Kota Medan antara lain, tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu dan Budha.

Turut hadir Dandim 0201/BS Kolonel. Inf Bambang Herqutanto, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandy Nugroho, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan, Marsudin Nainggolan, Dandenpom I/5 Letkol CPM David Medion, Camat dan Lurah se Kota Medan.

Wali Kota mengingatkan, bahwa hubungan kerukunan umat beragama adalah hubungan yang dilandaskan dengan toleransi, saling pengertian, saling menghormati, saling menghargai dalam ajaran agamanya masing-masing dalam kehidupan bernegara.

"Syukur Alhamdulillah, harmoni sosial di Kota Medan selama ini masih tetap terjaga dengan baik. Tentu ini semua berakar dari terciptanya kerukunan hidup beragama di Kota Medan yang dikenal sebagai masyarakat multi etnis," kata Eldin.

Di tengah perkembangan informasi teknologi, masyarakat harus cerdas dalam menelaah setiap informasi yang masuk kedalam pikirannya.

Saat ini terdapat jutaan informasi yang bisa diakses setiap harinya. Kita harus cerdas melihat informasi mana yang berifat positif dan juga yang bersifat propaganda.

Untuk itu, Eldin berpesan agar tokoh agama berperan penting sebagai filter informasi kepada masyarakat luas terkait isu-isu sensitif yang bisa menyebabkan perpecahan.

Terutama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa khususnya dalam menentukan arah pembangunan Kota Medan kedepannya. Sehingga diyakini mampu menghadirkan kehidupan Kota Medan yang tentram dan damai dalam lingkar keberagaman serta multikultural.

"Kita jadikan moment harmonis dalam dialog ini menjadi motivasi kita bersama dalam meningkatkan peran Tokoh Agama sebagai kutub penyelamat terhadap potensi timbulnya konflik di Kota Medan,” harapnya.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandy Nugroho sendiri turut menambahkan, kehati-hatian dalam menyelesaikan segala bentuk permasalahan yang menyangkut urusan agama perlu diperhatikan.

"Persoalan agama harus bisa diselesaikan dengan duduk bersama antar umat beragama. Saya sangat mengapresiasi pertemuan dialog antar tokoh agama se-Kota Medan ini. Dengan sering para Tokoh Agama berdialog tentang pembangunan umat manusia di Kota Medan bisa mencegah konflik sejak dini," pungkasnya.