Asahan, hetanews.com - Kebutuhan masyarakat menggunakan gas elpiji khususnya tabung 3 kg dan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri diprediksi akan meningkat. Mengantisipasi peningkatan, PT Pertamina Officer Sumbagut akan menyiapkan tambahan ribuan tabung gas elpiji dan menambah stok BBM di Asahan.

“Pertamina sudah memprediksi bakal bertambahnya penggunaan gas elpiji dan BBM terutama menjelang lebaran nanti. Mengantisipasi hal tersebut, kita akan menambah ribuan pasokan gas elpiji 3 kg dan BBM,” kata Arya Yusa selaku Officer Communication & Relations Pertamina Sumbagut kepada wartawan, Selasa (30/5/2017).

Kembali Arya menambahkan, kebutuhan gas elpiji 3 Kk di Kabupaten Asahan hingga memasuki  hari ke 4 Ramadhan masih normal. Penyaluran elpiji untuk orang miskin ini masih berkisar 18-22 ribu tabung per hari yang disalurkan oleh 520 pangkalan dan 11 agen resmi yang terdaftar di Asahan.

“Kami berharap kebutuhan gas masyarakat dapat terpenuhi dengan baik sampai lebaran nanti. Di mana kami telah bekerjasama dengan tim monitoring Pemkab Asahan guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Selain menambah kesediaan pasokan gas elpiji 3 kg, Pertamina juga telah menyiapkan kantong tambahan BBM dan posko SPBU di jalur mudik. Untuk Kabupaten Asahan Posko tersebut berada di Desa Hessa Air Genting, Simpang Kawat Kecamatan Air Batu. Dengan penyediaan  posko dipersiapkan untuk memberikan kesempatan bagi warga yang mudik dan beristirahat di area SPBU.

"Kita mengetahui melihat setiap puasa atau mudik lebaran kebutuhan bahan bakar seperti  gas maupun BBM akan meningkat, maka dioptimalkan pelayanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Muktar Sikumbang selaku Kordinator Wilayah Migas Sumut menyebutkan,saat ini keberadaan tabung gas elpiji 3 Kg masih normal, walaupun masih ditemukan sejumlah persoalan terkait pendistribusiannya. "Jika terjadi kekurangan, pihak pertamina akan segera mengantisipasinya,” pungkasnya.