HETANEWS.COM

Kejari Simalungun Jadwal Ulang Pemanggilan Penerima Bansos dan Agendakan Hotel Pelangi

Kasi Pidsus Rendra Y Pardede dan Kasi Intel P.Kertagama. (foto : ayu)

Simalungun, hetanews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun telah menjadwal ulang untuk memanggil sejumlah penerima dana bantuan sosial (bansos) tahun anggaran (TA) 2012-2014 Pemkab Simalungun sesuai petunjuk ahli.

Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Irvan Paham PD Samosir  melalui Kasi Pidsus Rendra Y Pardede kepada wartawan, Senin (29/5/2017). "Sesuai petunjuk ahli, kita akan memanggil beberapa penerima Bansos, tapi tidak seluruhnya," kata Rendra.

Karena sebelumnya, tim jaksa telah memeriksa ratusan orang penerima termasuk pimpinan sejumlah organisasi keagamaan, kepemudaan, organisasi profesi dan perkumpulan, juga mantan anggota Banggar (Badan Anggaran).

“Penerima yang akan dipanggil di antaranya, penerima dalam jumlah besar, penerima yang secara terus menerus atau berulang-ulang, penerima di luar Kabupaten Simalungun. Menunggu hasil audit dari akuntan independen, yang diduga merugikan keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah,” jelas Rendra.

Sementara, Kasi Intel P Kertagama didamping Rendra Y Pardede menjelaskan, terkait pengaduan LSM SS tentang pembangunan Hotel Pelangi yang menimbun Danau Toba dan diduga melanggar Perpres Nomor 81 Tahun 2014  dan Peraturan Daerah ( Perda) Tahun 1990 tentang penataan kawasan Danau Toba, pihaknya telah mengagendakan pemanggilan pihak terkait.

"Kami juga masih mengumpulkan data, juga bahan keterangan. Karena tidak cukup hanya melalui pengaduan tanpa data yang akurat, jadi kami akan memanggil sejumlah pihak terkait dalam waktu dekat," kata Kertagama. 

Ditanya kepastian pemanggilan tersebut, Kertagama menyebutkan belum tau karena masih diagendakan.

Penulis: ay. Editor: abn.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan