HETANEWS.COM

Diduga Lalai Bertugas, Kepala Rutan Doloksanggul Dicopot

Kepala Rutan Doloksanggul, E Sumitro Simatupang.

Humbahas, hetanews.com - Kepala ‎Rutan (Karutan) Klas II B Doloksanggul, Kabupaten Humbahas, E Sumirto Simatupang resmi dicopot ‎Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Sumatera Utara (Kanwil Kemenkum HAM Sumut) dari jabatannya pada pekan lalu.

Pencopotan Sumirto berkaitan dengan kasus kematian tidak wajar narapidana (napi) bernama Rahmadsyah Nasution (37) yang diduga tewas karena dianiaya petugas sipir. Sumirto diduga lalai dalam menjalani tugasnya.

"‎Hasil tim investigasi dari tim Inspektorat, Karutan yang lama yakni E Sumirto Simatupang dinonjobkan dan digantikan Pelaksana Harian (Plh), Robinson Perangin-angin,” kata Humas Kanwil Kemenkum HAM Sumut, Josua Ginting kepada wartawan, Jumat (26/5/2017).

Josua menambahkan, pencopotan itu hanya dilakukan terhadap Sumirto. Sedangkan, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Kepala KPR) ‎Klas II B Doloksanggul, masih dalam proses pemeriksaan dan hasilnya akan disampaikan tim investigasi.

"Untuk Sumirto Simatupang masih dilakukan pemeriksaan secara internal. Apa hasilnya, saya belum tau," ujar Josua.

Dengan dinonjobkan Sumirto Simatupang, menguatkan bahwa Rahmadsyah tewas diduga dianiaya petugas sipir, sehingga harus bertanggungjawab secara jabatan dan proses hukum dilakukan oleh Kepolisian.

"Indikasi ada pelanggaran, makanya dia (‎Sumirto Simatupang) ditarik (dicopot) ke Kanwil. Kalau tidak ada indikasi pelanggaran, mengapa dia ditarik di wilayah atau dinonjobkan dari jabatan? Itu saja bisa dipikirkan," tegas Josua.

Kematian tidak wajar itu membuat petugas Polres Humbahas berdasarkan dari laporan keluarga korban membongkar makam terpidana narkoba yang dihukum 4 tahun penjara tersebut.

Pembongkaran makam yang melibatkan tim forensik dari Rumah Sakit (RS)  Bhayangkara Medan itu dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Jalan Kenari, Perumnas Mandala, Medan pada Sabtu (6/5/2017) lalu.

Penulis: frengki. Editor: aan.