Tebingtinggi, hetanews.com - Meski terbukti bersalah di depan persidangan Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi, mantan residivis hanya mampu dihukum majelis hakim Tanti Manalu dibatu hakim anggota Darma S dan Nelly selama 7 bulan penjara.

Dedangkan tuntutan jaksa Agustina Eka S dari Kejaksaan Negeri (Kejati) Sergai selama 1 tahun penjara, Rabu (24/5/2017).

Terdakwa Sunardi alias Sunar didakwa dalam berkas perkara melakukan kejahatan judi dan dikatakan hakim pernah dihukum pula, namun tetap dihukum 7 bulan penjara.

Sesuai kesaksian polisi dan pemeriksaan terdakwa bahwa pada hari Jumat tanggal 23 Desember 2016 sekira pukul 21.30 WIB bertempat di teras rumah depan rumah Andar  yang terletak di Dusun XVI Kampung Samben, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, ditangkap petugas atas pengembangan.

Saat itu petugas mendapat informasi yang memberitahukan adanya permainan judi jenis KIM di Dusun XVI Kampung Samben, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai yang dilakukan terdakwa.

Kemudian para saksi berangkat ke tempat kejadian sesuai dengan informasi dimaksud. Setibanya di Dusun XVI Kampung Samben, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, para saksi melihat terdakwa sedang berada di teras rumah Andar sedang duduk-duduk di sebuah kursi sambil menunggu para pemain/pemasang judi KIM yang datang memasang secara langsung. Dan juga yang memasang dengan cara mengirim pesan singkat (SMS) melalui handphone milik terdakwa.

Selanjutnya para saksi melakukan penangkapan terhadap yerdakwa. Dari penangkapan tersebut berhasil disita barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp 118 ribu rupiah, 1 unit handphone (HP) merk Nokia warna hitam yang terdapat tulisan nomor atau angka tebakan judi KIM pada kotak masuk pesan singkat ata SMS dan 1 buah puplen.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 303 ayat (1) ke-2 KUH Pidana.