Siantar, hetanews.com - Kota Siantar menggelar perayaan Paskah Oikumene 2017 yang dihadiri ratusan masyarakat di Lapangan H. Adam Malik, Selasa (23/5/2017) sekitar pukul 15.00 WIB. Acara dimulai dengan berkumpul di Ruang Data Pemko Siantar, kemudian berangkat ke Lapangan Adam Malik yang disambut oleh tim tari 100 lilin oleh para suster.

Acara ini tampak dihadiri oleh Plt Sekda, Reinward Simanjuntak, jajaran SKPD Pemko Siantar, Ketua DPRD, Eliakim Simanjuntak, Ketua PN Siantar, Pasti Tarigan, jajaran TNI seperti dari Rindam I/BB, Kodim 0207/Simalungun, Denpom I/1 Siantar, Polres Siantar, pimpinan Gereja, BKAG, lintas agama dan tamu undangan serta masyarakat Kota Siantar.

Ketua Umum Panitia Pelaksana Paskah Oikumene Siantar tahun 2017, Pasti Tarigan dalam laporannya mengatakan, bahwa rangkaian acara Paskah Oikumene tersebut sudah dimulai dengan aksi sosial membantu korban bencana alam di Aceh Tenggara, Nanggroe Aceh Darussalam. Acara juga diisi dengan aksi sosial kepada pemuda pelajar difabilitas, ibadah dan hiburan.

Ketua BKAG Kota Siantar, Pdt Tendens Simanjuntak dalam sambutannya mengatakan bahwa Paskah adalah bentuk peringatan penyelamatan Allah untuk manusia. “Paskah adalah kebangkitan kembali rasa persaudaraan sebangsa dan setanah air Indonesia. Sebagai warga gereja dan warga negara, kita terpanggil untuk mendoakan pemerintah dan mendukung pemimpin bangsa,” kata Pdt Tendens.

Mewakili pimpinan gereja, Ketua Gereja Pentakosta, Pdt Evapora Siburian mengatakan bahwa kebangkitan Yesus Kristus adalah kebangkitan untuk semua orang. “Ini momentum perubahan, peningkatan sikap dan komitmen bangkit bersama Yesus. Di zaman teknologi sekarang ini, kita harus waspada akan ancaman bagi bangsa dan negara. Mari kita dukung pemimpin kita untuk memimpin Kota Siantar dengan baik. Ajak semua untuk toleransi, menjaga kerukunan bersama,” tutur Pdt Evapora.

Plt Sekda Siantar, Reinward Simanjuntak memberikan bantuan kepada pemuda pelajar difabilitas. (foto : Ndo)

Kata sambutan dari lintas agama diucapkan oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Siantar, Abdul Rahman Harahap. “Semangat kemajemukan antar agama tetap kita jaga sehingga Siantar kondusif, aman, damai dan terkendali. Komitmen mempertahankan suasana kondusif di negeri ini dengan kualitas pemahaman keberagaamaan umat manusia. Khotbah maupun ceramah harus mampu berkolaborsi dengan keagamaan dan keIndonesiaan. Mari sama-sama membangun kualitas keberagamaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Siantar, Eliakim Simanjuntak bangga melihat perayaan paskah Oikumene tahun ini meriah daripada tahun sebekumnya. “Mudah-mudahan tahun berikutnya makin meriah dan semarak. Jangan khawatir soal dana, kita siap untuk mendukung dana untuk kegiatan keagamaan,” ujarnya.

Plt Sekda Kota Siantar, Reinward Simanjuntak yang mewakili Pemko Siantar memberikan sambutan dengan diawali mengingat sejarah Indonesia yang digagas dan diperjuangkan oleh semua orang tanpa mengenal Suku, Agama, Ras dan Antar golongan demi kemerdekaan dan keterbebasan Indonesia dari bangsa asing.

“Negara ini dibangun atas dasar toleransi. Lahir sejarah panjang bangsa ini dengan Bhineka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda, kita tetap satu. Betapa pentingnya meningkatkan persatuan demi kejayaan masyarkat secara umumnya dan Siantar lebih spesifiknya. Selamat paskah untuk kita semua,” ucapnya.

Paskah Oikumene Kota Siantar tahun 2017 ini mengambil tema “Kebangkitan Kristus membebaskan kita dari kuasa maut (Roma 6 : 10)” dengan sub tema ‘Dengan semangat Paskah Kebangkitan Kristus, kita umat Kristen makin teguh bersatu membangun Kota Siantar yang damai dan rukun’.