Tebingtinggi, hetanews.com - Tampaknya majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi bisa berpikir panjang untuk memberikan putusan buat terdakwa Firdaus alias Daus minggu depan.

Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kanin dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi hanya bisa menuntut terdakwa penadah selama 8 bulan, sedangkan 2 terdakwa dalam berkas terpisah dituntut masing masing 1 tahun penjara, Selasa (16/5/2017).

Dalam dakwaan dan keterangan para saksi mengatakan, bahwa terdakwa Daus pada hari Rabu tanggal 02 Novvember 2016 sekira pukul 12.00 WIB,  bertempat di kedai elektronik milik terdakwa  di Pasar Sakti Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi, menerima barang bukti dari hasil pencurian.

Saat itu, terdakwa didatangi oleh terdakwa Imam Bestasi dan Andi Pratama (berkas terpisah) yang dituntut masing masing 1 tahun dan menawarkan 1 unit kkomputer warna hitam merk Samsung ukuran 16 inchi berikut 1 unit CPU merk Samsung, 1 (satu) unit keyboard merk Samsung dan 1 buah loadspeaker warna putih merk Eyota.

Tetapi saat itu terdakwa menolaknya karena tidak mempunyai uang. Namun Imam dan Andi terus membujuk terdakwa dan minta tolong dengan alasan komputer dijual, uangnya akan digunakan untuk keperluan orang tuanya. Mendengar alasan itu, Dausmenjadi kasihan dan memeriksa kondisi komputer tersebut. Saat itu di dalam data Komputer tersebut, terdakwa melihat foto-foto kegiatan guru-guru.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 480 ke-1 KUH Pidana. Sidang yang dipimpin majelis hakim Sangkot Tobing akan mengambil putusan minggu depan.