HETANEWS

Minim Anggaran, Camat 'Kasak Kusuk' Cari Donatur untuk Peserta MTQ

Camat Pematang Bandar, Juraini Purba.

Simalungun, hetanews.com  Pihak Kecamatan Pematang Bandar kesulitan mencari donatur untuk kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kabupaten Simalungun beberapa waktu lalu di Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon.

"Anggaran Kecamatan kami minim pak, Rp 300 juta setahun. Itu sudah termasuk menalangi semua kegiatan sosial keagamaan. Bukan pemerintah desa saja, anggota DPRD di wilayah. Kecamatan ini juga kita lobi untuk keberangkatan," jelas Camat, Juraini Purba dari telepon selulernya.

Dijelaskan Juraini, oknum bernama Mila yang melobi para donatur seperti Pangulu nagori dan pengusaha di Kecamatan Pematang Bandar, serta menginformasikan bahwa dana MTQ akan diambil oleh oknum bernama Kuding Sinaga yakni oknum pegawai di Kelurahan Pematang Bandar.

"Mila itu bukan pegawai Kecamatan, tapi pegawai Kelurahan. Maklumlah pak, soalnya anggaran yang dikelola Kecamatan Pematang Bandar sangat minim. Rp 300 juta itu termasuk untuk kegiatan keagamaan lainnya," ungkapnya.

Mirisnya, penjelasan Camat Pematang Bandar terkait legalitas kepegawaian oknum bernama Mila dibantah habis-Habisan yang bersangkutan. Sayang, saat disinggung berapa besaran hasil dari loblobi yang dilaksanakan, Mila menolak dan minta dikonfirmasikan langsung kepada Camat.     

"Siapa bilang pegawai Kelurahan, saya pegawai di Kecamatan. Kuding Sinaga juga pegawai di Kecamatan. Kalau berapa hasil dari pengumpulan dana MTQ, kepada Camat tanyakan," kesal Mila dari seberang telepon seluler miliknya, Minggu (14/5/2017) sekira pukul 19.14 WIB.

Penulis: zai. Editor: aan.