Siantar, hetanews.com - Dengan mengambil tema ‘Ini Cerita Kami’, media online Sumatera Utara hetanews.com akan mengadakan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 3 pada Jumat (19/5/2017) ini dengan melibatkan anak-anak panti asuhan yang ada di Kota Siantar maupun Kabupaten Simalungun.

Salah satu yang diundang adalah Panti Asuhan Mamre GKPI yang beralamat di Jalan H Ulakma Sinaga, Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Diundangnya panti asuhan dalam perayaan ini adalah bentuk kepedulian dan sosial dari hetanews.com dengan ajang ‘Battle of Panti Asuhan’.

Pendeta T Simanjuntak, selaku Direktur Panti Asuhan Mamre GKPI berbicara mengenai profil panti asuhan tersebut. Panti Asuhan Mamre GKPI sudah berdiri sejak tahun 1973 di bulan Maret yang mendidik anak-anak yang sudah yatim piatu, yatim, piatu, anak yang broken home bahkan anak yang orang tuanya miskin, atau betul-betul tidak mampu.

“Ada yang masuk sebelum berusia 3 tahun, ada yang sudah kelas 4 SD, ada juga yang masuk sudah SMP. Bervariasi lah. Kita mendidik mereka di sini hingga tamat dari SMA/SMK. Tapi kita lebih menyarankan agar anak-anak ini masuk SMK, kenapa? Ini agar setelah tamat dari SMK, anak-anak ini bisa mandiri dan bekerja,” tuturnya, Minggu (14/5/2017).

Setelah tamat, tidak langsung dibiarkan untuk langsung bekerja. Namun, masih dididik selama 4 bulan untuk kursus dibidangnya. Sedangkan untuk yang tamat dari SMA dan ingin melanjutkan pendidikannya ke perkuliahannya, maka pihak panti asuhan berusaha mencarikan anak tersebut donatur.

“Yang barusan ini, anak yang tamat dari SMA Teladan Siantar. Ia kuliah melalui jalur undangan ke Bali dan ada bapak angkatnya dari Jerman. Kita coba bantu mencari donatur. Kalau yang kuliah di Medan, anak-anak dari Panti Asuhan Mamre akan ditampung di gereja di Padang Bulan,” lanjut Pendeta.

Sehari-harinya, anak Panti Asuhan Mamre yang akan tampil dengan bernyanyi atau paduan suara saat perayaan HUT Hetanews yang ke 3 ini, selesai pulang sekolah akan terlebih dahulu makan yang dilanjutkan istirahat. Sekitar pukul 15.00 WIB, anak-anak panti asuhan ada kegiatan bersih-bersih. Bisa juga ikut berladang yang berada di komplek panti dan di pukul 17.30 WIB, mereka akan mengikuti les Bahasa Inggris serta Matematika.

“Saat ini anak-anak ada 40 orang. Mereka tidak hanya dari GKPI, tapi terbuka untuk dari lintas gereja. Juga tidak hanya dari Siantar-Simalungun, ada juga dari Flores, Nias, Mentawai, Tanah Karo, Jakarta dan tempat lainnya. Anak-anak nanti akan bernyanyi atau paduan suara di HUT Hetanews,” tutur Pendeta.

“Untuk media online hetanews.com, semoga bisa berkembang dan maju. Bisa menjadi sarana komunikasi dalam arti untuk menyampaikam kebenaran di seluruh dunia. Terlebih-lebih orang dapat melihat bagaimana keadaan sebenarnya. Dan bisa menolong dan membantu sesama kita semua (sosial kontrol, red),” tutup Pendeta yang ramah ini.