Langkat, hetanews.com - Komandan Batalyon Infanteri-8 Marinir, Letnan Kolonel Marinir Sudrajat Suhana Putra selaku Pimpinan Latihan membuka Latihan TW-II Batalyon Infanteri-8 Marinir tahun 2017 di Dermaga PLTU Pangkalan Susu, Sabtu (13/5/2017).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh prajurit petarung Harimau Putih itu, merupakan program latihan Yonif-8 Marinir pada Triwulan II tahun 2017 dan berlangsung dari 13-22 Mei 2017.

Adapun problem materi yang dilatihkan meliputi tahap laut, tahap darat dan tahap limed yang seluruhnya dilaksanakan di daerah Pangkalan Susu, Taman Nasional Gunung Leuseur (TNGL) dan sekitarnya. 

Seluruh rangkaian kegiatan latihan terpadu ini akan diakhiri lintas medan dari TNGL-Kompleks Kesatrian Bhumi Marinir Tangkahan Lagan dengan menempuh jarak kurang lebih 70 Km.

Danyonif- 8 Marinir, Letnan Kolonel Marinir Sudrajat Suhana Putra mengatakan, latihan ini memiliki makna penting dan strategis bagi para prajurit. 

Komandan Batalyon Infanteri-8 Marinir, Letnan Kolonel Marinir Sudrajat Suhana Putra memimpin Latihan TW-II. (foto: Ardiansyah)

Pasalnya, latihan merupakan kesejahteraan bagi prajurit Yonif-8 Marinir dalam proses pembinaan naluri dan teknik tempur lapangan. 

"Para prajurit akan mengikuti latihan dengan tujuan untuk memelihara, meningkatkan dan mengasah kemampuan teknik serta keterampilan taktik kerja sama satuan tingkat kelompok, regu, peleton dan kompi," katanya, Sabtu (13/5/2017).

Dirinya menekankan, prajurit yang mengikuti latihan agar senantiasa membentengi diri  dengan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Selain itu, tanamkan disiplin, kebanggaan dan mantapkan profesionalisme dalam rangka mewujudkan kualitas moral naluri tempur dan sikap prajurit.

Usai pembukaan, para prajurit petarung Harimau Putih langsung menjajal ombak laut Pangkalan Susu yang wajib ditempuh yakni sejauh 2 Km untuk problem renang siang dan 600 meter problem renang malam.