Asahan, hetanews.com - Herman Marpaung (23) yang tega mencangkul Ayah kandungnya Derson Marpaung (53) mengaku karena ditantang sang Ayah setelah dirinya membuang ludahnya.

Herman kepada hetanews di ruang Kanit reskrim Polsek Kota mengakui, dirinya ditantang sang Ayah setelah dia (Herman) membuang ludah ke tanah. 

"Ayah saya mengoceh saja, lalu saya buang ludah di depannya, eh malah menantang bang. Ya saya pukul lah pakek cangkul yang saya ambil dari rumah nenek saya,” ujarnya. 

Kembali ditanya hingga tega memukul sang Ayah dan apakah menyesali akan perbuatannya, tersangka begitu gamblangnya menjawab, "kan masih untung bang gak mati dia,” ujar pria yang dipenuhi tato di tangannya sembari mengatakan, "dulu aja Polisi pernah hampir saya rampok karna ngeluarkan pistolnya, maka saya lari,” ujarnya tanpa penyesalan. 

Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kota Ipda Syamsul Adhar mengatakan, “memang korban ini dulu pernah mau melakukan tindakan kejahatan kepada petugas kepolisan dari Polda yang melintas di jalan Kecamatan Rawang Panca Arga, namun karena calon korban mengeluarkan senpi, si Herman ini kabur,” katanya. 

Kanit Reskrim Polsek Kota menunjukkan lokasi tempat tersangka mencangkul kepala sang ayah. (foto: Heru)

Kembali Syamsul menambahkan, tersangka ini pengangguran dan preman di kampungnya di Dusun IV, Desa Rawang juga sering membuat onar di lingkungannya sesuai informasi warga ke kita. “Dan ini salah satu penyebab hingga membuat sang Ayah memarahi anaknya itu yang berujung penganiayaan,” pungkas Syamsul. 

Tersangka dan barang bukti cangkul telah diamankan dan akan dijerat dengan pasal 354 KUHP dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara.

Cangkul yang digunakan tersangka menganiaya ayahnya (korban). (foto: Heru)

Sementara itu warga sekitar Sitompul mengakui, bahwa Herman ini sering buat onar di daerah mereka tinggal. "Dia gak mau kerja bang. Kerjanya mabuk aja, kalau gak ada duit memalak bang. Saya saja pernah dipalaknya sembari mengancam, dari pada ribut, ya saya kasih aja,” ujar warga yang mengaku marga Sitompul ini.

Baca juga: Diduga Bermotif Dendam, Anak Kandung Tega Mencangkul Kepala Ayahnya