Medan, hetanews.com - Ibrahim Ahmad (50)  harus mendekam di sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Warga Pasar I, Gang Masjid,  Kelurahan Cintai Damai, Medan Helvetia ditangkap karena mencabuli 2 putri tirinya. Dua bocah yang menjadi korban Ibrahim adalah E (7) dan GE (12). 

Perbuatan pelaku terbongkar setelah istrinya Dedek Ribka boru Tampubolon (29) curiga melihat kondisi E yang pucat, demam tinggi dan kedinginan. 

"Saat ditanyai E mengaku telah dicabuli ayah tirinya. Korban diancam akan dibunuh jika mengadu pada ibunya," kata Kapolsek Helvetia, Kompol Hendra Eko Tri Yulianto, Kamis (4/5/2017).

E mengaku dicabuli sang ayah pada Minggu 23 April 2017. Saat itu sang ibu sedang tidak ada di rumah.

Pencabulan tidak hanya dialami E. Kakaknya, GE juga menceritakan perbuatan cabul pelaku kepada ibunya. Namun, bocah ini sempat melawan. "Korban melawan dan menggigit tangan kanan ayah tirinya lalu lari ke luar rumah," jelas Hendra.

Mendengar pengakuan kedua putrinya, sang ibu pun melaporkan kejadian itu ke polisi. "Petugas kita yang mendapat informasi turun ke lokasi dan menangkap pelaku," ujarnya.

Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan."Kasus ini masih kita kembangkan," sebut Hendra.