Simalungun hetanews.com - Sejumlah peserta bakti sosial pengobatan gratis mengapresiasi kebijakan yang digagasi Bupati Simalungun, JR Saragih melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam menanggulangi beban warga atas mahalnya biaya kesehatan. 

Pengobatan gratis tersebut dinilai meringankan penderitaan warga, khususnya yang kurang mampu.

Penuturan ini disampaikan salah seorang lanjut usia (lansia) asal Dusun Ujung Bondar Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa. Dua tahun lamanya, Saidan Butar butar (82) mengalami katarak pada mata sebelah kanannya.

Kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan pada Minggu (23/4/2017) sampai pada puncaknya Jumat (28/4/2017) di RSUD Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Saidan telah mendapatkan pelayanan kesehatan.

Nusnersedo, peserta bakti sosial yang digagasi Bupati JR Saragih.

“Memang saya sudah tua. Tapi tidak mungkinlah di usia seperti ini saya harus menderita sakit mata. Kalau tentang kegiatan itu saya nilai sudah membantu warga yang tidak mampu dalam membayar biaya perobatan yang mahal,” ucapnya.

Peserta lainnya, Nusneredo (60), sudah berulang kali keluar masuk Rumah Sakit (RS) setelah mengalami stroke.

Penyakit yang dideranya tersebut, membuat dirinya kehabisan dana untuk biaya perobatan. Ditambah lagi, penyakit yang dideritanya semakin bertambah yaitu penyakit gula dan rabun pada keduabola matanya.

“Sudah banyak uang habis untuk biaya perobatan saja. Makanya beruntung kali ada kegiatan ini. Pengobatannya gratis dan ada juga pemberian alat bantu ,” imbuh warga yang bermukim di Pasar Baru, Kecamatan Bosar Maligas ini.

Boru Sianipar usai dioperasi dalam kegiatan bakti sosial.

Kegiatan bakti sosial  ini juga memberikan pelayanan kesehatan seperti operasi minor bagi warga yang tidak mampu. Hal ini merupakan kebijakan JR Saragih sebagai Bupati Simalungun yang selalu tanggap kepada keluhan warganya. 

Seperti yang dikatakan peserta bakti sosial yang sudah melakukan operasi minor, R Sianipar (62) dan temannya Boru Pardosi (60).

“Bakti sosial ini yang mengoperasi penyakit saya. Kalau di RS nya dioperasi mungkin sudah berapa biayanya. Ini gratis,” ujar Boru Pardosi.

“Kami tau kalau kegiatan ini yang membuat Pak Bupati (JR Saragih). Memang kalau dianya (Bupati Simalungun) sangat pedulinya sama warga seperti kami ini yang gak mampu ini, ” timpal R Sianipar, warga Nagori Bosar Galugur ini usai dioperasi.