HETANEWS

Berjam Jam Main Warnet, Sepeda Motor Raib dari Parkiran

Janter saat melaporkan ke Polsek Siantar Barat. (foto : Res)

Siantar, hetanews.com - Berjam-jam main warnet, sepeda motor yang diparkirkan di samping warung internet (warnet) raib digondol maling.

Akibat kejadian itu, pemuda yang diketahui bernama Janter Sinaga warga Jalan Rajawali, Kelurahan Sipinggol-Pinggol, Kecamatan Siantar Barat ini mendatangi Polsek Siantar Barat guna membuat surat pengaduan, Jumat (28/4/2017) sekira pukul 11.30 WIB.

Peristiwa itu bermula pada saat Janter dan salah seorang temannya pergi ke warnet di Jalan Merpati dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion nomor polisi (nopol) Bk 5997 TAB, Jumat (28/4/2017) sekira pukul 01.00 WIB.

Sesampainya di warnet, Janter langsung memarkirkan sepeda motornya di samping warnet tersebut dan tidak mengunci stangnya. Setelah beberapa jam kemudian selesai bermain warnet, Janter dan temannya pun memutuskan untuk pulang ke rumah.

Alhasil sepeda motornya yang diparkirkannya sudah tidak berada di tempatnya lagi dan Janter pun terkejut.

"Saya kaget sekali lah bang, karena waktu lihat sepeda motor itu sudah tidak ada lagi di parkiran itu. Memang adanya CCTV di warnet itu, tapi tidak begitu jelas karena sepeda motor ke samping saya buat bang. Sewaktu saya tanya sama orang-orang yang dekat di situ (warnet), tidak satu pun orang itu tau bang," ujarnya saat berada di Polsek Siantar Barat.

Atas kejadian tersebut, Janter mengatakan kalau dirinya mengalami kerugian material sebesar Rp 15 juta.

"Kalau dihitung-hitung, saya rugi sekitar Rp 15 juta lah bang. Daya berharap kepada Polsek Siantar Barat agar bisa menangkap pelaku yang mencuri sepeda motor saya bang," ucapnya sembari meninggalkan awak media.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Siantar Barat Iptu JS Sidabutar membenarkan kejadian tersebut bahwa yang beratasnamakan Janter sudah membuat laporan atas kehilangan sepeda motornya dari samping warnet.

"Petugas telah menerima laporan dan juga sudah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kini pelakunya masih dalam penyelidikan kami," ungkap Sidabutar.

Penulis: res. Editor: abn.