HETANEWS

Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, 'Siap Untuk Selamat'

Plt Sekda Kota Siantar Reinward Simanjuntak saat mempimpin apel pencanangan Hari Kesiapsiagaan Nasional bertempat di kantor BPBD kota Siantar, (26/4/2017). Memperingati 10 tahun disahkannya undang-undang no 24 tahun 2017 tentang penanggulangan bencana serta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapai bencana. (FOTO : LAZUARDY FAHMI)

Siantar, hetanews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar menggelar apel bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepolisian, TNI, Palang Merah Indonesia, pelajar dan mahasiswa di halaman BPBD Siantar, Jalan Porsea, Kecamatan Siantar Barat, Rabu (26/4/2017).

Apel ini dalam pencanangan hari kesiapsiagaan bencana nasional memperingati 10 tahun disahkannya Undang-Undang (UU) Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, serta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana dengan mengambil tagline #SiapUntukSelamat.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Siantar dalam memberikan sambutan dan arahan menceritakan mengenai jiwa nasionalisme. Ia berbagi mengenai sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dengan semangat nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.

"Bencana itu ada tiga yakni bencana alam, bencana teknologi, bencana sosial. Dan paling parah adalah bencana teknologi yang bisa dampak sosial yang luar biasa karena hal itu paling sulit dideteksi. Jadi marilah kita mengasah dan memperbuat yang terbaik dengan jiwa nasionalisme seperti visi TNI yakni NKRI harga mati," ceritanya.

Reinward berbicara mengenai sumpah pemuda, Indonesia adalah bangsa yang besar dan ia mengajak semua orang jangan melupakan sejarah. Mengenai nasionalisme, ia mengatakan bahwa dengan jiwa nasionalisme merupakan salah satu yang paling berharga yang dimiliki setiap orang.

"Mari sosialisasikan merekat kembali nasionalisme. Satu paling berharga kita miliki. Ajak untuk menyampaikan jangan lupakan sejarah. Satu hal yang kita pelajari dari sejarah, bahwa kita sering tidak belajar sejarah. Mari kita berpikir dan satukan hati untuk lebih memajukan negara kita ini," kata Reinward menutup sambutan dan arahannya.

Usai apel, Kepala Pelaksana BPBD Siantar, Daniel Siregar mengatakan, bahwa di setiap daerah, baik itu di tingkat Kabupaten/Kota, Provinsi dan Nasional, baru kali ini dilaksanakan hari kesiapsiagaan bencana nasional setelah 10 tahun disahkannya UU No 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana.

"Untuk Kota Siantar, setelah apel kesiapsiagaan bencana ini, kita melaksanakan pawai kendaraan bersama instansi terkait seperti Satpol PP dan Damkar, TNI, Kepolisian, pelajar, Dinkes dan elemen masyarakat lainnya. Jadi, kita sampaikan bahwa, apabila terjadi bencana, kita ini akan bertindak dalam pencanangan siap untuk selamat," ujarnya ketika ditanyai wartawan.

Pawai kendaraan dilepas langsung oleh Reinward Simanjuntak dengan setiap kendaraan menyalakan sirenenya masing-masing. BPBD Siantar juga mempublikasikan nomor call center mereka yakni 082262173370. Dimana apabila ada terjadi bencana, masyarakat dapat menghubungi nomor tersebut.

Penulis: ndo. Editor: abn.