HETANEWS

Pemkab Labuhanbatu akan Gratiskan Baju Sekolah

Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap. (foto : Istimewa)

Labuhanbatu, hetanews.com - Pemkab Labuhanbatu terhitung tahun ajaran 2017-2018 akan memberikan bantuan secara gratis berupa baju seragam, baju batik dan baju pramuka untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.

Ketua Kakwarcab Labuhanbatu, Siti Awal Siregar saat pelantikan Gugus Depan (Gudep) se-Kecamatan Rantau Utara beberapa waktu lalu di Rantauprapat juga menyatakan hal itu.

"Bagi adik-adik semua, ini ada kabar gembira. Mulai tahun ajaran baru nanti, ada bantuan baju seragam, pramuka dan batik. Tujuannya meringankan beban para orangtua," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Labuhanbatu, Sarimpunan Ritonga dihubungi, Selasa (25/4/2017) mengakui bahwa penerima bantuan baju gratis tersebut adalah siswa yang baru masuk SD dan SMP.

Jadi lanjutnya, pelajar yang menerima itu merupakan yang mebimba ilmu di sekolah negeri. "Artinya, pelajar yang masuk kelas satu SD dan kelas satu SMP negeri penerimanya," terang Sarimpunan.

Diakui Sarimpunan, anggaran pengadaan baju seragam, baju batik dan baju pramuka telah tersedia dan menunggu proses yang terkait.

Terpisah, Kabag Administrasi Kesra Setdakab Labuhanbatu, Bangun Siregar menjelaskan, pihaknya telah menyusun berbagai regulasi sekaitan tahapan realisasi pemberian bantuan gratis itu.

"Segala surat dan regulasi sudah selesai. Kita tinggal menunggu proses tekhnis pengadaan pakaian itu di dinas terkait," ujarnya.

Ditambahkan Kabag Administrasi Protokol Setdakab Labuhanbatu, Supardi Sitohang, dengan adanya program pemberian baju gratis, diharapkan para orangtua siswa khususnya masuk SD dan SMP dapat meringankan bebannya.

"Ini program baru yang bertujuan meringankan beban para orangtua anak didik. Di dunia pendidikan, pak Bupati terus komitmen membangunnya lebih baik dibarengi upaya meringankan beban warga," paparnya.

Menanggapi itu, sejumlah orangtua siswa yakni Dewi (36) dan Indah (43) warga Rantauprapat berharap agar pemberian baju dapat ditingkat klasifikasi penerima, di antaranya tidak hanya murid baru, namun seluruh murid.

"Mulai tahun ini kan untuk murid baru. Kami harapkan jangan hanya itu, tetapi abang kelas mereka juga dibantu, terlebih didahulukan pelajar yang masuk kategori kurang mampu. Itulah harapan kami," tutur mereka bersamaan. 

Penulis: fendi. Editor: abn.