HETANEWS.COM

Tanpa Tebang Pilih, Adik Kandung Wabup Ditangkap Kasus Narkoba

Dua tersangka narkoba yang diamankan Polres Labuhanbatu. (foto : Fendi)

Labuhanbatu, hetanews.com - Satuan Narkoba Polres Labuhanbatu mengamankan 2 orang warga terduga bandar narkoba di seputaran Jalan Martinus Lubis, (Pekan Lama) Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Senin (24/4/2017) sekira pukul 16.00 WIB.

Dua pelaku yang diamankan yaitu Jun Hendra alias Enda (25) dan rekannya, Agusti (33) warga Jalan Martinus Lubis.

Informasi yang beredar, bahwa salah satu dari dua terduga bandar narkoba yang diamankan itu merupakan adik kandung dari pejabat di Labuhanbatu yaitu Wakil BBupat, Andi Suhemi Dalimunthe.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang melalui Kasat Narkoba AKP Mara Junjung Siregar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, membenarkan penangkapan tersebut. 

Mara Junjung memaparkan soal barang bukti, "Barang bukti yang berhasil diamankan yakni, 52 paket narkotika jenis daun ganja kering seberat 1/2 ons, 1 ons daun ganja kering dalam bungkus besar, 2 buah bong lengkap terpasang kaca pirex yang ada sisa narkotika sabu sabunya”.

“Kemudian, 1 buah mancis yang masih terpasang sumbunya, 3 buah mancis biasa, 3 buah pipet yang dimodifikasi menjadi sendok sabu-sabu dan uang tunai senilai Rp 1.950.000 diduga merupakan uang hasil penjualan narkotika jenis daun ganja," kata Mara Junjung Siregar, Selasa (25/4/2017).

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas Kepolisian. (foto: Fendi)

Dikatakannya, dari 2 tersangka yang diamankan untuk penyidikan sementara Enda dijerat pasal 127, sedangkan rekannya Agusti pasal 111 tentang Undang-Undang (UU) Narkotika. "Untuk penyidikan sementara mereka ditetapkan pasal tersebut dan kita masih mendalaminya," ujar Junjung.

Dijelaskannya, pada saat penangkapan yang dilakukan anggotanya saat itu, kedua tersangka tidak ada melakukan perlawanan. Hanya saja warga yang melihat ramai menyaksikan atas penangkapan yang dilakukan anggota.

"Informasinya dari warga, sehingga anggota mengintai ke lokasi yang dimaksud. Memang, Target Operasi (TO) Satuan Narkoba adalah si Agus itu. Setiap ditangkap tersangka lain barang yang dibeli dari Agus. Bahkan pernah disergap anggota kita si Agus ini lompat ke Sungai Bilah," ungkap Junjung.

Untuk persoalan narkoba, sambung Junjung, tak ada pilih buluh mau siapapun itu. Selain markotika musuh bersama, menjadi proritas Polres Labuhanbatu yang dipimpin AKBP Frido. "Mau siapapun dia kalau terbukti tersangkut Narkoba, saya libas," pungkas Junjung.

Atas tertangkapnya adik kandung Wakil Bupati, Andi Suheimi Dalimunthe tersangkut narkotika, banyak pihak menuding kalau Kasat Narkoba AKP Mara junjung telah melepaskan salah satu tersangka. Isu itu pun bermunculan di dunia maya (Facebook), kalau hukum yang ditegakkan Polres Labuhanbatu runcing ke bawah tumpul ke atas.

Bahkan, pengakuan Junjung saat diwawancarai di ruang kerjanya, ia mendapat Short Message Service (SMS) kalau ia telah menerima segepok uang untuk membebaskan dari salah satu terdakwa itu.

"Hajab kali lah isu yang dibuat itu, yang kabarnya sudah dilepas lah dan saya dituding menerima uang lah. Yang pasti, jika betul terbukti tersangkut narkoba, saya libas. Masalah tudingan miring terhadap saya silahkan saja, yang pasti kedua tersangka itu masih di sel narkoba ini," tandas Junjung.

Penulis: fendi. Editor: abn.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan