HETANEWS.COM

Darina: “Aku Tau Benjolan ini Tumor, setelah JR Saragih Menolong Saya” (Darina 4)

Darina (54) usai operasi pengangkatan Tumor pada bibirnya. Satu minggu kemudian Darina disarankan untuk membuka perban melalui Puskesmas setempat.

Simalungun, hetanews.com - Setelah menahankan rasa sakit pada bibirnya selama 2 tahun, akhirnya Darina (54) mendapatkan pengobatan gratis yang diberikan oleh Bupati Simalungun JR Saragih.

Melalui pengobatan tersebut, ia mendapatkan tindakan operasi hingga Darina mengetahui bahwa benjolan pada bibirnya adalah tumor yang telah bersarang selama 15 tahun.

Sebelumnya, atas rekomendasi JR Saragih, Darina mendapatkan rujukan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuan Rondahaim melalui Puskesmas Tiga Urung pada 11 April 2017, menggunakan mobil ambulance milik Pemkab Simalungun, selang sehari setelah dirinya bertemu JR Saragih.

“Tanggal 11 minggu lalu saya bertemu dengan pak Bupati. Setelah dilihat kondisi saya, langsung besoknya disuruh datang ke Puskesmas Tiga Urung, dan hari itu juga dirujuk langsung ke Raya,” tuturnya.

Darina juga menceritakan sewaktu tiba di Raya, dirinya disambut hangat oleh JR Saragih beserta jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Simalungun. Saat itu JR Saragih mengatakan kepada Darina agar tidak mengkuatirkan biaya perobatannya.

“Sampai di Raya, saya langsung disambut sama pak bupati. Dan pak JR bilang enggak usah takut biaya, yang penting saya sehat dulu. Betapa lega hati ini,” ujarnya.

Mendapatkan perawatan selama 1 malam di RSUD Rondahaim, Darina lantas dirujuk menuju RS Efarina Etaham untuk dilakukan tindakan operasi di bibirnya. Darina juga mengungkapkan dirinya mendapatkan perawatan  selama 4 hari di RS Efarina Etaham tanpa biaya sepeser pun.

“Selama 4 hari saya dirawat di sana, sampai disana pun langsung dapat pelayanan dan tanpa bayar sama sekali,” ungkapnya.

Pasca tindakan operasi, Darina baru mengetahui bahwa benjolan pada bibirnya adalah sebuah tumor. Namun jenis tumor tersebut belum diketahui olehnya, dikarenakan masih dalam proses uji laboratorium selama 10 hari terhitung sejak dirinya selesai di operasi.

“Habis operasi baru saya tau kalau benjolan ini adalah tumor. Tapi belum tau saya ganas atau enggak, nunggu 10 hari lah karena masih uji laboratorium,” tuturnya.

Darina juga menceritakan tentang pelayanan medis yang diberikan RS Efariana Etaham memuaskan, selain itu dirinya juga mendapatkan pelayanan yang baik dari Pemkab Simalungun.

Nenek 5 orang cucu ini juga mendapatkan pelayanan ambulance gratis dari Pemkab Simalungun mulai dari keberangkatan hingga sampai dirinya tiba di rumah. (bersambung).

Baca berita sebelumnya:

Di Kampung ini Gak Ada lagi Kerjaan lain, selain Kerja Kebun (Darina 1)

Derita Istri BHL Kebun, “Saya Pikir Tahi Lalat Biasa” (Darina 2)

Dibalik Bencana Longsor itu Ada Hikmahnya, Ketemu Langsung sama JR Saragih (Darina 3)

Baca berita selanjutnya:

JR Saragih Jadi Orang Nomor Satu di Sumatera Utara, tegas Penderita Tumor ini (Darina 5)

Penulis: tim. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan