HETANEWS.COM
CITIZEN JOURNALISM

Pelaku Penganiayaan Polisi Ditangkap, Tiga Ditembak

Pelaku penganiayaan yang telah diamankan oleh petugas kepolisian. (foto : Ardiansyah)

Medan, hetanews.com - Tujuh pelaku pengeroyokan terhadap petugas Dit Resnarkoba Polda Sumut, AKP Akhirudin Rangkuti ditangkap. Tiga di antaranya terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan.

Pelaku yang ditangkap adalah Daman Hasibuan (33), Syaparuddin Pasai alias Udin Pendek (40), Bayu Rizky Anandika (28), Khairuddin alias Udin Metik (34). Sementara, tiga pelaku yang ditembak, yaitu Rudi Iswanto alias Kapek (34), Manal Alfuady Saragih (24), dan Agus Rahmansah (35).

"Ada tujuh yang  sudah kita amankan. Tiga di antaranya terpaksa kita tindak tegas karena melawan anggota. Sementara pelaku lainnya masih dalam pengejaran," kata Kombes Sandi Nugroho, Rabu (19/4/2017).

Sandi mengatakan, otak pelaku dari pengeroyokan ini, yaitu Agus Rahmansah (35) Dan Rudi Iswanto alias Kapek (34). "Keduanya berperan membacok kepala korban menggunakan senjata tajam. Sang adik Rudi Iswanto alias Kapek diketahui membacok kepala korban dengan menggunakan kampak," ucapnya.

Salah seorang pelaku sedang memapah rekannya yang juga pelaku yang sebelumnya dilumpuhkan oleh petugas kepolisian dengan timah panas. (foto: Ardiansyah)

Sandi menyayangkan peristiwa pengeroyokan yang menimpa AKP Akhirudin Rangkuti. Masih banyak pihak yang tidak rela Kota Medan bersih dari peredaran narkoba. "Masih banyak pihak yang tidak rela jika Medan bersih dari narkoba. Contohnya dalam kasus ini, narkoba tidak hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab semua masyarakat," ujarnya. 

Saat ini kondisi anggota Polri yang bertugas di Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Sumut (AKP Akhirudin Rangkuti) sangat memprihatinkan. Beliau mengalami luka serius pada bagian kepala, dimana tulang tengkorak retak. Korban pun harus mendapatkan 81 jahitan di kepala selain itu ia mengalami kaki patah. 

"Luka anggota sangat serius dan kini kondisinya masih memprihatinkan. Saat ini beliau masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara," ungkapnya.

Saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang buron. Dirinya juga menghimbau agar para pelaku menyerahkan diri. Jika tidak, ia pastikan akan ditindak tegas. "Para pelaku dijerat Pasal 214 ayat 1 dan 2, Pasal 160 atau Pasal 170 ayat 1 subs Pasal 351 KUHPidana," pungkasnya.

Penulis: ardiansyah. Editor: abn.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!