HETANEWS.COM

Kejari Simalungun Telaah Pengaduan Pembangunan Hotel Pelangi

Simalungun, hetanews.com  - Terkait adanya laporan pengaduan Lembaga Swadaya Masyarakat Siantar-Simalungun (LSM S-S) tentang pembangunan Hotel Pelangi yang diduga melanggar aturan ke jaksa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun masih mempelajarinya.

Demikian diungkapkan Kasi Intel Kejari Simalungun Parulian Kertagama Sinaga kepada wartawan, Selasa (18/4/2017).  "Kami masih pelajari dan telaah pengaduan tersebut", jelas Sinaga.  

Disebutkan Ketua LSM SS, Josia MT Manik dan Sekretaris Dofasep Hutahean, pembangunan Hotel Pelangi yang terletak di Jalan SM Raja Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun itu telah melanggar aturan dengan menimbun bibir pantai Danau Toba. 

Ini sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Danau Toba dan Sekitarnya, serta Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 1990 yakni pelarangan mendirikan bangunan di pinggir pantai sejauh 50 meter dari bibir pantai Danau Toba.

Oleh karena itu LSM SS meminta pihak Kejaksaan mengusut tuntas laporan tersebut, tanpa tebang pilih bagi para oknum yang trelibat dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun juga diminta segera membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk melakukan penyelidikan sesuai kewenangannya.
Ini termasuk memanggil pemilik hotel yang menimbun bibir pantai sepanjang 4 meter, Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PPTSP) Huasin Sinaga, Camat Girsang Sipangan Bolon James Siahaan dan Lurah Parapat Parningotan Girsang. 

Penulis: ay. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan