HETANEWS

Menyalahi Perda, Syalom Residence dapat SP 3

Proses pembangunan perumahan 'Syalom Residence' masih terus berlangsung. (foto : Tom)

Siantar, hetanews.com - Pengusaha perumahan Syalom Residence, Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat masih saja membandal. Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) belum dipegang.

Karena hal ini, Surat Peringatan (SP) 3 dikeluarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Siantar. Pembangunan tetap dilanjutkan di lahan pertanian, membuat ketegasan Pemko Siantar melalui Satpol PP mengeluarkan surat peringatan.

Kepala Satpol PP Siantar, Robert Samosir mengatakan, pihaknya meminta agar pembangunan di Syalom Residence dihentikan sebelum pihak pengusaha mengantongi IMB.

“Supaya pembangunannya dihentikan sebelum ada IMB nya, kita sudah melayangkan SP 3, kalau tidak salah Kamis (13/4/2017) lalu. Cuma, personil lagi repot karena adanya kegiatan menyambut hari jadi Kota Siantar,” katanya, Senin (17/4/2017).

Ia menilai, bahwa pihak pengusaha akan merasakan kerugian apabila memang tetap melaksanakan pembangunan walaupun sudah mendapat surat peringatan. “Karena kalau tetap dilanjutkan, mereka sendiri yang rugi,” tutur Robert.

Apakah bangunan yang sudah dibangun oleh pengusaha Syalom Residence kemungkinan akan dibongkar apabila tetap membandel, Robert tak menampiknya. Terutama, nanti setelah Pemko Siantar melakukan rapat tim penegak Peraturan Daerah (Perda).

“Kita lihat saja nanti setelah rapat tim penegak Perda dilakukan, yang jelas kalau menyalahi, harus dibongkar,” jelasnya.

Lanjut Robert, dalam waktu dekat setelah rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Siantar selesai digelar, tim terpadu Penegak Perda akan segera menggelar rapat koordinasi.

“Undangan rapat sudah diteken pak Wali Kota,” tutup Robert dan mengaku telah melakukan pendataan terhadap bangunan-bangunan yang melanggar Perda.

Penulis: ndo. Editor: aan.