HETANEWS

Hanya 144 Juta dari Target 172 Juta e-KTP yang Diselesaikan

Jakarta, hetanews.com - Ketua Tim Teknis proyek pengadaan e-KTP Husni Fahmi menyebut pembuatan e-KTP yang dikerjakan dari tahun 2011-2013 tidak memenuhi target. e-KTP yang berhasil dikerjakan sebanyak 144 juta, dari target seluruhnya 172 juta e-KTP.

"Sampai 2013, karena memang sampai 31 Desember 2013, ada berapa perekaman yang selesai?" tanya jaksa pada KPK Abdul Basir kepada Husni Fahmi dalam sidang lanjutan perkara korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jl Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2017).

Husni sempat meminta izin untuk memeriksa dokumen yang dia bawa. Hanya saja jaksa kemudian menyebutkan angka 144.599.653 yang berasal dari berita acara pemeriksaan Husni. Husni lantas membenarkan jumlah tersebut.

"Tidak sampai 172 juta?" tanya jaksa.

"Tidak, dari sisi kami bahwa itu lah data yang terkumpul di data center dan sudah ditunggalkan dengan geometrik," jawab Husni.

Jaksa kemudian meminta penjelasan mengenai adanya perusahaan yang diberi tugas untuk melakukan perekaman data e-KTP.

"Pemahaman saya adalah mendampingi operator agar menginput data dengan baik dan perangkat tersebut bekerja dengan baik," jawabnya.

Husni menambahkan, produk-produk yang dipakai dalam proyek e-KTP merupakan produk luar negeri. Namun dia mengaku tidak mengetahui patokan harga, termasuk soal ada tidaknya diskon dari perusahaan terkait pengadaan e-KTP.

"Kami tidak memperhatikan, kami hanya memperhatikan rujukan," jawab Husni.

sumber: Detik.com

Editor: edo.