Simalungun, hetanews.com - Meskpun suasana hari libur, Bupati Simalungun JR Saragih tetap beraktifitas. Dirinya mendatangi rumah duka Kepala Badan Penyuluh Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Simalungun, Johanes Gurning , Sabtu (15/4/2017).

Kedatangan orang nomor 1 di Kabupaten Simalungun itu untuk melakukan upacara penghormatan dan pemberangkatan jenazah almarhum Johanes Gurning. 

Bupati JR Saragih bersama Wakil Bupati Amran Sinaga dan sejumlah pimpinan SKPD saat berada di rumah duka. (foto: Istimewa).

Upacara ini dilakukan di kediaman Johannes Gurning, di Jalan Lintas Siantar-Parapat, Kelurahan Tiga Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun. Dalam upacara tersebut, tak ketinggalan mars Kabupaten Simalungun Habonaron da Bona dikumandangkan.

Dalam upacara ini, JR Saragih bertugas sebagai komandan sekaligus pembina upacara penghormatan terakhir untuk Johannes Gurning. Menurut JR Saragih, sosok Johanes Gurning merupakan orang yang selalu tersenyum meskipun sedang dalam keadaan sakit.

Bupati JR Saragih saat memimpin prosesi pemberangkatan jenazah almarhum Johanes Gurning. (foto: Istimewa).

"Setahu saya beliau (Johanes Gurning) mengidap gula. Segala senyum dan tawa mari kita jadikan kenangan manis untuk meraih cita-cita yang diinginkan khususnya bagi keluarga. Kalian sebagai anak-anaknya harus bisa lebih dari orangtua kalian sendiri," ucapnya.

Diakuinya, selaku Pemkab Simalungun tetap berdiri disini karena merupakan penghargaan yang besar buat Johanes Gurning.

"Kami melepas jenazah Johanes Gurning dalam bentuk upacara dan beliau begitu berharga di mata sahabat, keluarga untuk menuju tempat peristirahatan yang terakhir," paparnya.

Pemberangkatan terakhir almarhum Johanes Gurning. (foto: Istimewa).

Selain itu, JR Saragih menambahkan semoga jasad dan pengabdian almarhum menjadi teladan buat seluruh Pemkab Simalungun dan keluarga.

Selepas memberikan ucapan kata untuk jenazah Johanes Gurning, JR Saragih tak luput memberikan karangan bunga kepada almarhum.

Prosesi pemberangkatan jenazah almarhum Johanes Gurning. (foto: Istimewa).

Selanjutnya, jenazah pria kelahiran Medan 11 Juni 1963 ini dibawa ke Gereja Santo Antonius de Padua yang letaknya tak jauh dari kediamannya untuk didoakan. Kemudian, jenazah dibawa ke tempat peristirahatan terakhirnya di kawasan Huta Janji Matogo, Nagori Laras Dua, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kabupaten Simalungun Sarimuda Purba mengutarakan selama hidupnya, Johanes Gurning dikenal sebagai orang yang tak pernah lelah dalam bekerja.

Suasana pemberangkatan terakhir jenazah Johanes Gurning. (foto: Istimewa).

"Beliau itu ramah, mudah bergaul bahkan saat sakit pun beliau enggak pernah mengeluh. Semangat bekerjanya yang patut menjadi contoh. Bekerja pun tak kenal lelah," tukasnya.

Seperti diketahui, Johanes Gurning menghembuskan nafas terakhirnya Selasa 11 April 2017 di Rumah Sakit (RS) Elizabeth, Medan akibat penyakit gula yang diidapnya sejak lama.