HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Siswi SMK Minum Racun karena Diancam Guru Akhirnya Meninggal Dunia

Amelia Nasution siswi SMKN 3 Padangsidempuan ketika dirawat di RSUD. (foto : Ardiansyah)

Tapsel, hetanews.com - Selama 9 hari menjalani perawatan di RSUD Padang Sidimpuan, Amelia Nasution (19), siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Kota Padangsidimpuan yang minum racun karena diintimidasi gurunya, akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.

Korban menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 11.00 WIB pada Senin (10/4/2017) di rumah sakit plat merah tersebut. Isak tangis keluarga pun tak terbendug  melihat tubuh Ameli terbaring kaku.

Yanwar Nasution (49), ayah korban meratapi kepergian anak kesayangannya. Ia menyesali kejadian yang menimpa anaknya. 

Jenazah korban pun  dibawa ke rumah duka di Desa Bahal, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Pemakaman jenazah rencananya akan dilaksanakan pada Selasa (11/4/2017).

Iddiyah Annur (19) rekan korban  juga mengaku  mereka mendapatkan intimidasi dari seorang guru.

"Kami yang diintimidasi 3 orang. Kami diancam penjara dan denda Rp 750 juta. Anak ibu itu dikasih kunci jawaban, sementara yang lain tidak. Ada guru yang keberatan dan memanasi ibu itu agar kami dipenjara," ujarnya.

Peristiwa berawal dari ketiga siswa protes terjadinya dugaan bocornya soal ujian.

Baca: Protes Kunci Jawaban UNBK Bocor, Malah Diancam Penjara, Siswi SMK Nekat Minum Racun

Ketiganya mengaku diancam dan diintimidasi dari seorang guru E yang diduga memberi kunci jawaban kepada siswa yang tak lain adalah anaknya.

Karena tidak tahan, korban pun nekat meminum racun di belakang sebuah masjid tak jauh dari rumahnya.

Penulis: ardiansyah. Editor: aan.