HETANEWS.COM

Kawat Berduri Hentikan Langkah Jhon Sejenak, Bersekolah dan jadi Polisi

Simalungun, hetanews.com – Setiap anak pasti memiliki cita-cita, ingin jada apa dia kelak di masa depan?

Begitu juga dengan Jhon Elvin Lingga (9), yang hobby bermain bola ini memiliki cita-cita ingin menjadi seorang polisi, agar bisa menjaga semua keluarganya dari tindakan-tindakan yang tidak baik. Sikap melindungi telah lahir dalam dirinya sejak kecil.

Tinggal di rumah sederhana, berdinding bambu anyaman di Kampung Baru, Tiga Runggu Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Saimin Lingga dan Hermina br Simarmata membesarkan keempat anaknya. Walaupun kondisi memprihatinkan, meraka tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.

Jhon yang lahir 15 Febuari 2008 anak kedua dari empat bersaudara, dimana semuanya adalah laki-laki. Ayah dan ibunya bekerja sebagai buruh tani di Kampung Baru, Tiga Runggu Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun. Mereka tergolong keluarga yang tidak mampu.

Bekerja sebagai buruh tani, keduanya berpenghasilan pas-pasan, ditambah kondisi rumah mereka yang berada di pingggiran kampung, dikelilingi kebun sayuran, masih minim fasilitas listrik. Untuk mendapatkan pasokan listrik dari jaringan listrik yang disambung melalui rumah penduduk lain, tanpa jaringan listrik yang memadai, keluarga tersebut tetap bertahan hidup.

“Kalau listrik di sini dulu enggak ada, terakhir kami sambung lah dari rumah yang ada dipinggir jalan sana. Di sini paling ada sekitar 6 KK( Kepala Keluarga) aja, itu pun terkadang mati lampu, tapi syukurlah masih ada, hingga anak-anak bisa belajar,” ungkap Hermina sambil tersenyum.

Seperti anak-anak pada umumnya, bocah yang mudah tersenyum ini sering bermain dan bercanda ria bersama teman-temannya. Hingga pada pada bulan September 2015, Jhon mengalami insiden kecelakaan saat bermain bola dengan teman-temanya di sekitar tempat tinggal mereka.

Pada saat itu kaki kanan Jhon terkena kawat berduri yang mengakibatkan infeksi dan pembengkakan pada kaki kanannya itu. “Awalnya kena kawat berduri kakinya, pas main bola di daerah depan sana, biasalah namanya anak-anak kan lasak,” tuturnya.

Menurut keterangan Hermina, setelah insiden itu terjadi, dirinya mengganggap luka pada kaki putra keduanya itu hanya luka biasa. Hingga berjalan beberapa bulan, tepatnya pada bulan Juli tahun 2015, luka pada kaki putra keduanya itu tidak kunjung sembuh dan terlihat semakin parah serta mengeluarkan nanah.

“Awalnya saya pikir luka biasanya. Saat itu saya bawa lah berobat ke puskesmas, tapi lama-kelamaan kakinya jadi bengkak dan bernanah,” ucap Hermina menceritakan kronologis kejadian yang menimpa putranya itu.

Karena kondisi ekonomi yang sulit, sebelumnya Hermina sempat memberikan obat tradisional yang diperolehya melalui seseorang yang berdomisili di Sidikalang selama dua bulan.

Namun seiring berjalannya waktu, kondisi Jhon tidak kunjung sembuh, hal tersebut  semakin membuat ibu 4 orang anak ini cemas dan kuatir terhadap kondisi putra kesayangannya itu.

Jhon yang sudah tidak berjalan itu mengalami stress karena cita-citanya untuk menjadi polisi terhambat disebabkan insiden kecil sewaktu menekuni hobby bermain bola. Apalagi dia tidak bersekolah lagi membuat dunianya seakan tamat. Namun, kedua orang tuanya yang berpenghasilan pas-pasan itu selalu memberikan semangat.

Lantas Hermina membawa putranya tersebut berobat ke Puskesmas Tiga Runggu. Melalui Puskesmas tersebut, Hermina diberikan anjuran dan surat rujukan dari dokter untuk membawa anaknya ke salah satu Rumah Sakit (RS) swasta di Siantar.

“Waktu bengkak kakinya si Jhon ini, saya khawatir. Dulu pernahnya saya kasih obat kampung dia (Jhon Elvin) tapi enggak sembuh. Dari situ langsung lah kami bawa ke puskesmas, dari puskesmas itu dirujuk lah kami ke Siantar,” ungkap Hermina. (bersambung)

Baca berita selanjutnya:

Masih ada Pemimpin Bantu Orang Miskin hingga Sembuh, Hermina Doakan JR Saragih

Kisah Kawat Berduri Jhon hingga Kebaikan hati JR Saragih

Penulis: tim. Editor: aan.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!