HETANEWS

Banyak Lubang Menganga di Ruas Jalan, Ancam Nyawa Warga Siantar

Jalan berlubang di Jalan Narumonda Bawah. (foto : BT)

Siantar, hetanews.com - Banyaknya lubang menganga di beberapa ruas jalan Kota Siantar merupakan salah satu pemicu yang dapat 'merenggut' nyawa. 

Di sisi lain, tebaran jalan berlubang itu sering kali berpotensi mengakibatkan pengendara mengalami kecelakaan lalu lintas. Apalagi, saat cuaca hujan, di jalan yang berlubang air “menganak sungai” di jalanan.

Seperti pantauan kru hetanews beberapa hari belakangan. Kondisi beberapa ruas jalan di Kota Siantar cukup memprihatinkan. Lubang menganga tak hanya di jalan lurus, di persimpangan jalan pun terpampang.

Jalan berlubang di simpang jalan Pattimura - Jalan Siatas Barita. (foto: BT)

Di ruas jalan TB Simatupang, Jalan Patuan Anggi (depan pajak ikan), atau beberapa ruas jalan di lokasi eks Terminal Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, itu banyak lubang bertebaran. Kondisi itu merupakan konsumsi masyarakat sehari-hari.

Seorang pedagang di sana, marga Sidabutar mengaku kondisi lubang di jalanan itu sudah berlangsung lama. "Tiap hari tontotan kita (jalan berlubang) ini. Kalau harapan sudah lama kita harapkan (pemerintah) segera memperbaikinya," cetus pria berambut gondrong ini.

Jalan berlubang di  tikungan Lapangan Bola Bawah, persimpangan ke Siabalabal. (foto: BT)

Selain berlubang lanjutnya, kondisi jalan dapat menimbulkan penyakit ketika dilanda hujan. "Kekmanalah tiap hari dilewati kendaraan. Becek, jorok kalau hujan. Sumber penyakit yang ada," katanya.

Jalanan berlubang menganga juga ada di persimpangan Jalan Siatas Barita dan Jalan Pattimura yang kerap kali meresahkan warga setempat. Menurut marga Saragih, salah seorang warga Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur ini mengatakan ketika hujan jalan mirip kolam.

Jalan berlubang di Jalan Narumonda Bawah. (foto: BT)

"Lamanya lubang itu dua bulan lebih sudah ada. Hujan atau gak hujan pun lubang itu bahaya kali, karena letaknya di simpang jalan. Kalau hujan bisa pelihara ikan di situ," cetusnya ditanyai kru hetanews.

Tak jauh dari lokasi, jalan berlubang juga terdapat di ruas Jalan Pattimura, Kecamatan Siantar Timur. Di situ, tebaran lubang terletak di tepi kiri kanan jalan. "Kemarin, pengendara sepeda motor jatuh karena ngelakkan (lubang)," kata Aris warga setempat.

Lain pula dengan lubang yang ada di tikungan Jalan Lapangan Bola Bawah, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat. Meski lubangnya dangkal, keadaan itu juga menjadi momok bagi pengendara.

Banyaknya lubang bertebaran di jalanan acap kali terdengar sudah menjadi rahasia umum. Itu disebabkan lambatnya penanganan dari pemerintah setempat dan masyarakat yang sudah muak mengadukan namun tak kunjung diperbaiki.

Seperti lubang di depan Gapura Timbang Galung, persisnya di simpang Jalan Kapten MH Sitorus-Jalan Adam Malik, Kecamatan Siantar Barat. Ratusan pengendara masyarakat umum bahkan pejabat Kota Siantar, lalu lalang menabrak lubang di sana. 

Hendy, seorang pria pengendara Mio ditanyai ketika melintas menyebutkan, kondisi lubang itu harus menjadi perhatian serius pemerintah. Apalagi, lubang itu dekat dengan ruang kerja pejabat Kota Siantar, yakni Kantor DPRD, Satpol PP dan Kesbang Pol.

"Sudah pasti harus ekstra hati-hati ngelewatin simpang ini. Karena selain persimpangan, ada lubangnya di situ. Tapi kita heran, ini simpangnya kan ramai dilalui, mungkin pejabat Siantar pun sudah juga lewat. Tapi kenapa dibiarin gini," kata pria yang mengaku karyawan swasta ini.

Lubang menganga juga dapat dilalui di beberapa ruas jalan lainnya, seperti di sepanjang Jalan Medan yang dimulai dari simpang Rambung Merah hingga tugu perbatasan Kota Siantar dengan Kabupaten Simalungun.

Diruas jalan itu, kondisinya cukup parah, mirip seperti kondisi jalanan di Jalan Sisingamangaraja yang juga banyak bertebaran lubang menganga ditambah jalan yang bergelombang.

Jalan berlubang di Jalan Medan dari arah kota lewat RS Horas Insani. (foto: BT)

Pemerintah Kota Siantar, dalam hal ini Plh Walikota Siantar Hefriansyah diminta untuk tanggap terhadap beberapa kondisi lubang jalan yang menganga. 

Karena masih banyak lagi jalan yang berlubang di Jalan Ade Irma tepatnya depan Vihara Vidya Maitreya, Jalan Singosari persis dekat jembatan Jalan Surabaya depan SMA Sultan Agung, depan Hotel Grandpalm Jalan Kapten MH Sitorus dan beberapa lubang di Jalan Handayani.

Penulis: bt. Editor: abn.