HETANEWS

Ini Suka Duka Pembuatan Album Cerita Cinta dan Cita-cita

Konfrensi pers launching album karya guru dan pelajar SMP Bintang Timur dengan judul album Cerita Cnta dan Cita -Cita bertempat di Eldivo Resto Bar Kota Siantar, Rabu (22/3/2017).

Siantar, hetanews.com - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bintang Timur Kota Siantar melaunching album yang diberi nama 'Cerita, Cinta & Cita-cita'. Launching album ini digelar di Eldivo Resto Bar, Jalan Sudirman, Kecamatan Siantar Selatan, Rabu (22/3/2017).

Enam orang pelajar SMP Bintang Timur Siantar yang bernyanyi mengisi album tersebut yakni, Maureen Sirait dari kelas IX-A, Angie Purba dari kelas IX-A, Indira Butar-butar dari kelas IX-B, Sangaviery Situmorang dari kelas VIII-F, Jessica Purba dari kelas VIII-D dan Nadya Purba dari kelas IX-A.

Saat sesi tanya jawab, para pelajar ini mengatakan, dalam pembuatan album dan belajar, mereka memang harus pintar-pintar bagi waktu.

Adapun, nama album tersebut diambil karena laagu-lagunya berisi tentang bagian cinta remaja, cinta kepada orangtua, tentang sekolah dan gimana harus untuk menggapai cita-cita. Genre pop, slow dan bit.

"Genre dalam album ini yaitu pop slow dan bit. Support dari orangtua lah yang pertama, semua langkah didukung orang tua. Dalam album ini, kami juga didik pak Tandaon Sitanggang dan pak Irwan L Tarigan. Kita didukung untuk melanjutkan yang terbaik untuk sekolah. Karena ini bisa menjadi kenangan di Bintang Timur.

Performance siswa-siswi SMP Bintang Timur dalam launching album Cerita Cinta dan Cita-citabertempat di Eldivo Resto Bar Kota Siantar, Rabu (22/3/2017).

Kalau ditanya soal apa anak SMP bisa pacaran, kalau pacaran anak SMP ya untuk saling mendukung dalam pembelajaran. Bukan untuk menjadi galau," kata para pelajar tersebut.

Sementara itu, Tandaon Sitanggang, pencipta 8 lagu di album tersebut mengatakan bahwa adapun yang menjadi inspirasi dan ide mereka dalam membuat album tersebut adalah temannya sesama guru muda. Bakat dan talenta ditemukan saat pangelaran Pekan olahraga dan seni (Porseni).

"Awalnya saya ingin membuat lagu tentang guru dan terciptalah lagu berjudul Terima Kasih Guruku. Kemudian, teman-teman guru mengatakan bahwa lagu itu bagus dan disarankan untuk menjadikan album. Dari situlah lahir keinginan ciptakan lagu-lagu. Saya bagikan di youtube dan ditanggapi sekolah dengan baik dan diberi bantuan, baik itu materi maupun doa," katanya.

Manager Talent, Irwan Tarigan menjelaskan, bahwa mereka memiliki suka duka dalam pembuatan album yang dimulai pada bulan Agustus 2016 ini.

Baik itu seperti hampir putus asa seperti susahnya membagi waktu para penyanyi serta masalah pembuatan album dan video klip yang tidak gampang.

Para personil menyerahkan cendramata kepada Kepala Sekolah SMP Bintang Timur bertempat di Eldivo Resto Bar Kota Siantar, Rabu (22/3/2017).

"Namun, ternyata usaha itu tidak sia-sia karena dukungan semua pihak. Kami coba dan terua coba lagi. Baik itu dukungan dari Kepala Sekolah (Kepsek), teman-teman guru, orang tua penyanyi. Kami ucapkan banyak terima kasih. Perjalanan ini membuat kami terus semangat," ujar Tarigan.

Album ini bisa didapatkan melalui akun instragam official SMP Bintang Timur. Bisa juga didapatkan dengan langsung di SMP Bintang Timur. Untuk setiap kepingnya album tersebut, dapat dibeli dengan harga Rp 50 ribu. 

Dalam launching album ini, hadir, Danrem 022/PT, Kolonel Inf Gabriel Lema, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Djasamen Saragih, Ronald Saragih. Hadir juga, Kepala SMP Bintang Timur Siantar, Suster Urbana Sirait KYM, Ketua Yayasan Santo Laurensius, Suster Theresia Situmorang, pihak sekolah, orang tua pelajar serta kepala SMP Katolik di Siantar.

Seluruh penyanyi membawakan 9 lagu baru dan 8 diantaranya ciptaan Tandaon Sitanggang. Penerbitan album ini diproduseri Suster Urbana Sirait KYM dan dibawah manager talent Irwan L Tarigan.

Lagu-lagu itu berjudul  Terima kasih guruku, Kau tlah pergi, Kau yang terbaik, Ku harus pergi, Ku harus bisa gapai cita-citaku, Dia penghiburmu, Dengarkan aku, Indah terasa dan Jinggle SMP Bintang Timur ciptaan Alfred Manurung.

Penulis: ndo. Editor: aan.