Labuhanbatu, hetanews.com - Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga. Sepertinya pepatah ini cocok dialamatkan kepada dua sekawan, merupakan pengangguran yang mengaku anggota polisi yang bertugas di Polres Labuhanbatu.

Kedua polisi gadungan itu yakni, Rapi Azlan Siregar (24) warga Dusun Kampung VI Desa Sumber Mulyo Kecamatan Merbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Rapi Sawali Syahputra (20) warga Dusun Sisumut Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). 

Ceritanya begini, Senin (20/3-2017) sekira pukul 10.00 WIB, kedua pelaku menghubungi Brigadir M Safei melalui telepon secara acak dan langsung menuduh anggota polisi tersebut terlibat kasus perdagangan perempuan di Labuhanbatu.

Apesnya, kedua pelaku yang mencoba menipu anggota polisi ini tidak mengetahui jika yang mereka telephon adalah petugas Kepolisian. Parahnya, kedua pelaku nekat mengaku anggota polisi yang bertugas di Satreskrim Polres Labuhanbatu.

Dengan alasan memiliki data-data yang lengkap dan akurat tentang perdagangan perempuan, kedua pelaku menakuti dan menuduh korban.

Mendengarkan tuduhan itu, korban terkejut, namun berusaha melayani permintaan pelaku. Termasuk agar menyerahkan uang Rp10 juta supaya kasus tersebut tidak diperpanjang. 

"Tetapi korban mengaku tidak punya uang sebanyak itu. Dia hanya memiliki uang sebanyak Rp1 juta. Dan itupun merupakan uang milik istrinya," kata Brigadir Faisal Tanjung teman korban disela-sela pemeriksaan di Mapolres.

Menurut Faisal, setelah terjadi negosiasi panjang akhirnya kesepakatan pembayaran hanya dapat dilakukan korban sebesar Rp 150 ribu untukmenutup kasus yang dituduhkan itu. 

Mereka pun sepakat bertemu dengan korban untuk menyerahkan uang sebesar Rp150 ribu di Pos Lantas Sigambal Rantau Selatan. Lokasi pertemuan itu diminta korban untuk meyakinkan dirinya kalau kedua pelaku pemerasan ini polisi. Uniknya kedua pelaku tidak mengetahui kalau yang mereka peras adalah anggota polisi.

Selanjutnya, saat uang diterima salah seorang diantara pelaku, anggota polisi rekan korban yang sudah mengintai gerak-gerik polisi gadungan ini di sekitar lokasi pertemuan langsung menangkap keduanya. 

Kasubag Humas Polres Labuhanbatu AKP Viktor Sibarani ketika dikonfirmasi mengatakan, kedua lelaki polisi gadungan itu sedang diperiksa. 

"Lagi penyidikan. Biarkan dulu disidik. Informasi lanjutannya besok saja, biar lebih akurat," tandas Viktor.