HETANEWS

Meski Kondisi Berlubang dan 'Berkeriting', Jalinsum Gatot Subroto Tebingtinggi Tak Dilirik APBN

Terlihat Jalinsum Gatot Subroto dalam kondisi keriting dan berlubang. (foto : ver)

Tebingtinggi, hetanews.com - Bertahun-tahun warga yang melintasi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Gatot Subroto Tebingtinggi, tepatnya dari Km 2,5  hingga Km 4 pengguna jalan sangat merasa terganggu karena badan jalan yang berlubang dan berkeriting.

Ironisnya, dengan kondisi jalan tersebut yang sudah rusak parah, Pemerintah Pusat terbilang lamban untuk segera melakukan perbaikan jalan negara tersebut. Ini agar supaya masyarakat yang melintasi jalan itu terhindari dari laka lantas.

Malah, Jalinsum dari perbatasan Kota Tebingtinggi hingga menuju Kota Parapat, Kabupaten Simalungun yang dilakukan pengaspalan ulang dengan sistem tambal-sulam.

Padahal, Jalinsum ini di tahun 2014 lalu baru saja dilakukan pengaspalan secara keseluruhan yang setiap saat mendapatkan perhatian dari anggaran Dinas Bina Marga Sumut. Seperti yang dilakukan di Jalinsum Gatot Subroto.

Isu yang beredar, ternyata perbaikan total jalan mulai dari perbatasan Kota Tebingtinggi hingga Parapat, Simalungun yang dilakukan PT Bumi Karsa yang dianggarkan di APBN tahun 2016, proyek tersebut bersumber di Direktorat Jendral Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II.

APBN dengan nilai kontrak sebesar Rp 223.349.543.692.00 dengan masa kerja selama  1080 hari kelender dapat dihubungkan dengan rencana kedatangan ulang Presiden Jokowi ke Sumut, tepatnya di daerah Barus pada bulan April mendatang.

Oleh sebab itu, Ketua LSM Pijar Keadilan Kota Tebingtinggi, Ricard Hary Mukti, Minggu (19/3/2017) mengharapkan agar Pemerintah Pusat jangan tebang pilih dalam memberikan anggaran.

Terlihat Jalinsum Gatot Subroto dalam kondisi berlubang di titik yang berbeda. (foto: ver)

“Akibat kondisi ini, diyakini sebuah bukti bahwa wakil rakyat dari asal daerah pemilihan Sumut 1 "gagal" dalam melakukan lobi-lobiuntuk memperjuangkan pembangunan di daerah pemilihannya,” ucap Ricard.

“Untuk itu, agar warga terhindar dari laka lantas di sepanjang jalan itu yang sudah sangat mengkhawatirkan, sebaiknya Pemerintahan Kota untuk segera memperbaikinya. Apalagi, bila lampu jalan mati pada malam harinya, kerap menjadi penyebab utama terjadinya laka lantas," kesalnya.

Penulis: ver. Editor: abn.