HETANEWS.COM

Waspadalah..! Pelaku Culik Anak mulai Berkeliaran, Pelakunya Berhasil Ditangkap

Pelaku Ali Viktor Siringo-Ringo diamankan di Mapolsekta Kota Pinang. (foto : Fendi)

Labuhanbatu, hetanews.com - Hati-hati dengan orang yang mencurigakan di lingkungan anda, karena dapat menimbulkan dampak merugikan.

Seperti dialami Zenita Maysarah (4) anak dari pasangan suami istri (pasutri) Selamat (37) dan Maria (32) warga Labuhan Kelurahan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu hampir saja di culik oleh lelakui tua yang berpura- pura mencari botot (barang bekas).

Begini ceritanya, pada Kamis (16/3/2017) sekira pukul 10.00 WIB, ibu korban (Maria) menyuruh anak perempuannya membeli kecap ke kedai yang berada di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Lingkungan Labuhan, Kota Pinang.

Zenita Maysarah yang nyaris menjadi korban penculikan.(foto: Fendi)

Sewaktu korban  berada di pinggir jalan, seorang lelaki tua yang belakangan diketahui bernama Ali Viktor Siringo-Ringo (46) warga Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) tiba-tiba menghampiri.

Kemudian memegang tangan korban , lalu bertanya ‘mau kemana dek?’. ‘Mau membeli kecap disuruh mamak,’ jawab korban.

Namun Ali mengatakan, kalau di kedai itu tidak ada kecap, ‘gak ada di situ dek, di sana yang ada, sini bapak kawani’. Karena polosnya korban pun mengikuti saja kemana langkah pelaku.

Pelaku Ali Viktor Siringo-Ringo. (foto: Fendi)

Saat berada di Kampung Raja Kelurahan Kota Pinang, salah seorang warga bernama Nurajijah (65) warga Jalan Labuhan Ujung melihat korban dibawa orang yang tidak dikenalnya.

Menaruh curiga, Nurajijah minta tolong kepada warga setempat melalui Parlin Hasibuan untuk membuktikan kecurigaannya. Alhasil sekira pukul 10.20 WIB Parlin bertemu pelaku dan langsung membawa korban ke rumah orang tuanya. Sedangkan pelaku pergi begitu saja.

Beberapa jam kemudian, warga melihat kembali pelaku melintas dengan membawa selembar goni ‘botot’. Dan seketika itu warga membawa pelaku ke Polsekta Kotapinang untuk diproses lebih lanjut.

Zenita Maysarah bersama kedua orang tuanya di Polsekta Kota Pinang.(foto: Fendi)

Informasi yang diperoleh dari warga menyebutkan, pelaku mengaku diperintah oleh seorang dengan diberi upah sebesar Rp 50 ribu. Namun, saat di kantor polisi, pelaku berperilaku seperti orang gila. 

Sementara itu, Kapolsekta Kota Pinang Kompol Adi Santri Sanjaya membenakan jika pihaknya mengamankan seorang pria. “Benar, masih kita periksa,” katanya singkat saat dihubungi wartawan.

Penulis: fendi. Editor: aan.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan