HETANEWS.COM

Beroperasi Hanya Dua Bulan, Seminggu Yang Lalu Pengoplos Pupuk Digerebek

Sebanyak 214 goni pupuk oplosan di dalam ruko. (foto : fendi)

Labuhanbatu, hetanews.com - Kanit Skonomi Polres Labuhanbatu Iptu Galih Ramdhan pamerkan pelaku pengoplos pupuk yang diamankan pihaknya pekan lalu, Rabu (3/3/2017).

Dalam keterangannya, Kamis (9/3/2017), dijelaskan bahwa pada operasi yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Firdaus itu berhasil mengungkap pengoplosan pupuk jenis NPK di Ruko Cahaya Motor No 16 yang beralamat di Jalan Kota Pinang, Kelurahan Kartini, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

Dari hasil operasi itu pihak Kepolosian telah berhasil mengamankan 3 orang pekerja yang sedang melakukan pengoplosan. "Dari operasi itu, kita berhasil mengamankan Taniwan alias Iwan dan Adi serta Wandi Waijayanto saat mengoplos pupuk itu," kata AKP Firdaus.

Lanjutnya lagi, bahwa pengoplosan itu dilakukan dengan cara mencampurkan pupuk jenis ZA dan pupuk urea non subsidi serta pupuk jenis ‘dolomit’ yang diaduk lalu menambahkan pewarna dan cairan berwarna putih.

"Jadi setelah diaduk, pupuk itu dimasukkan ke dalam goni dengan merek ‘invite oreza’," jelasnya.

Selain mengamankan ketiga pelaku, Unit Ekonomi Polres Labuhanbatu juga mengamankan 214 goni serta alat pendukung lainnya seperti timbangan dan jerigen cairan garam.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihaknya, bahwa ketiga pelaku tersebut dipekerjakan oleh Fendi alias Ahin(40) warga Rantauprapat. "Yang punya pupuk DPO kita," akunya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku disangkakan dengan Pasal 60 ayat (1) huruf (f) Jo Pasal 37 ayat (1) dari Undang-Undang (UU) Nomnor 12 Tahun 1992 Tentang Sistem Budidaya Tanaman Jo Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) huruf (a) dan (e) UU Nomor 08 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Jo Pasal 55, 56 dari KUHPidana.

Sementara itu, Sahrul Bakti Nasution selaku Kepala Lingkungan Kartini mengaku jika produksi pupuk oplosan berlangsung sejak dua bulan yang lalu.

"Sudah dua bulan mereka beroperasi. Kalau bongkar muatnya dilakukan malam hari. Kami tidak tau mereka mengoplos pupuk. Sebab, pintu ruko itu selalu ditutup saat mereka melakukan pengoplosan," katanya.

Penulis: fendi. Editor: abn.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!