HETANEWS

Dituntut 6 Tahun Penjara Kasus Narkoba, Hakim Hukum 4 Tahun 2 Bulan

Terdakwa saat menjalani persidangan di PN Tebingtinggi. (foto : Ver)

Tebingtinggi, hetanews.com - Meski telah terbukti bersalah di depan persidangan Pengadilan  Negeri (PN) Tebingtinggi, terdakwa Ardi Ardian alias Icik hanya mampu dijatuhi hukuman 4 tahun 2 bulan denda 800 juta oleh majelis hakim Mathilda, Senin (6/3/2017).

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dini A yang dibacakan oleh Jaksa Sardo dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Serdang Bedagai (Sergai) selama 6 tahun, denda Rp 800 juta pada  minggu lalu. Saat putusan, terdakwa didampingi kuasa hukum Hamdani Lubis.

Dalam dakwaan dan keterangan saksi disebutkan Senin (3/10/2016) sekira pukul 23.00 WIB, saksi Priadi Anwar dan RMJ Purba selaku anggota Polsek Dolok Masihul mendapat informasi yang menjelaskan di sebuah gubuk terletak di Dusun VII Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Sergai sering terjadi transaksi jual beli narkotika jenis sabu yang dilakukan terdakwa 

Kemudian para saksi menindaklanjutinua dan menuju lokasi sesuai dengan informasi yang diterima. Selanjutnya pada Selasa (4/10/2016) sekira pukul 01.0 WIB.

Setibanya di sekitar gubuk, polisi melakukan pengamatan. Untuk memastikan informasi tersebut sebelum melakukan penggerebekan, para saksi menjumpai dan mengajak salah satu Polisi Masyarakat (Polmas) bernama Risman Sembiring untuk menyaksikan penangkapan, penyitaan dan penggeledahan terhadap terdakwa.

Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 1 bungkus klip transparan berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu dari bawah ambal dan berselang beberapa menit kemudian saksi Priadi  menemukan 3 klip transparan kosong dari halaman belakang gubuk.

Selanjutnya saksi Anwar dan RMJ Purba menyisir gubuk, sehingga berhasil menemukan 1 buah pipa kaca tetes kuping dirakit dengan dot karet di dalamnya terdapat jarum, 1 buah pipet plastik pada bagian ujungnya runcing di dalamnya dipasang gabus rokok yang diselipkan di bawah atap gubuk terbuat dari rumbiah.

Penulis: ver. Editor: aan.