Siantar, hetanews.com - Nekat menjajakan perjudian di warung, akhirnya menjadikan Girdo Birman Sinaga, terdakwa penulis judi toto gelap (togel) 'menginap' selama setengah tahun di balik jeruji besi.

Fakta persidangan yang digelar oleh hakim ketua Fitra Dewi Nasution pada Pengadilan Negeri Siantar Kamis (2/3/2017), menghukum terdakwa selama 6 bulan pidana penjara atau 2 bulan lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Pria berumur 32 tahun ini ditangkap oleh unit Jahtanras Polres Siantar di sebuah warung di Jalan Parapat, Kelurahan Tong Marimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, tempat terdakwa menjajakan togel jenis hongkong pada 31 Oktober 2016 lalu.

Dari tangannya, petugas menyita 1 unit handphone merk Mito berisikan sejumlah angka tebakan dan uang tunai sebesar Rp 128 ribu. Majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah dan melanggar pasal 303 ayat 1 ke 2 KUHPidana.

Terdakwa yang juga warga setempat diketahui kesehariannya bertani, ini mengatakan menerima putusan yang dibacakan hakim.

Seperti dalam surat dakwaannya, Girdo mengaku mendapat upah sebesar 20 persen dari total pemasangan pembeli melalui pesan singkat yang ditujukan pemasang ke nomor handphone miliknya.

Ia menyampaikan kalau nomor yang dipasang para pembeli kemudian diteruskanya ke bandar togel bernama Haliaban Sinaga (belum tertangkap).

Majelis hakim menyatakan terdakwa tidak memiliki izin dari pihak yang berwenang untuk menjalankan togel jenis hongkong tersebut.