Labuhanbatu, hetanews.com - Polsek Kualuh Hulu masih menyelidiki kasus tewasnya M Irza Fahlevi (25), warga Dusun V, Jalan Medan-Binjai Km 10,5, Gang Mesjid, Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang akibat tersengat listrik di Jalan Ahmad Yani Kota Aek Kanopan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Selasa (1/3/2017) sekira pukul 11.00 WIB.

“Kasusnya masih diselidiki dan didalami mas," kata Kanit Reskrim Polsek Kualuh Hulu Iptu AM Purba saat dihubungi, Kamis (2/3/2017).

Anehnya , saat disinggung apakah korban merupakan pekerja di PT Icon Plus, Purba justru enggan mengomentarinya. “Saya belum bisa kasih statment (pernyataan) resmi. Karena masih dalam penyelidikan,” kilahnya.

Meski disebut-sebut korban baru tiga bulan bekerja di PT Icon Plus, namun pihak perusahaan membantahnya.

“Korban tidak pernah tercatat sebagai karyawan PT Indonesia Comnets Plus,” bantah pihak perusahaan melalui email akun alfino.simanjuntak@Iconpln.co.id.

Menanggapi bantahan perusahaan tersebut, sejumlah warga yang melihat korban tewas tersengat listrik itu meminta agar polisi menuntaskan kasus itu secara terbuka dan adil. Sebab warga mengaku kasihan jika tidak ada yang bertanggung jawab atas hilangnya nyawa pekerja saat kecelakaan kerja.

“Kami minta polisi harus terbuka dan adil dalam menuntaskan kasus kecelakaan kerja ini. Kasihan keluarga korban jika tidak ada yang bertanggung jawab," pinta Zulkifli diamini warga lainnya.