HETANEWS

Dari Kader Demokrat dan Birokrat, Ini 3 Nama Wacana Calon Wawako Siantar

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Siantar, Ronald Tampubolon. (foto : Lazuardy Fahmi)

Siantar, hetanews.com- Sebagai partai tunggal yang mengusung Hefriansyah pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Siantar tahun 2016 lalu, Partai Demokrat memiliki hak penuh untuk mengusulkan Calon Wakil Wali Kota (Wawako) Siantar.

Disinggung hal tersebut, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Siantar, Ronald Tampubolon mengatakan, bahwa siapa calon yang diusulkan tersebut merupakan hak dari Partai Demokrat.

Dirinya sebagai anggota DPRD Siantar dari Partai Demokrat, mengharapkan kepada pimpinan Partai Demokrat untuk menghunjuk siapa pendamping Wali Kota untuk menjadi Wawako dari Partai Demokrat adalah orang yang bisa membangun Kota Siantar dan partai itu sendiri.

“Siapapun yang diusung, yang pasti yang bisa membangun Kota Siantar dan pada prinsipnya. Saya harapkan, (Calon Wawako) ada dari yang birokrat maupun dari salah satu kader Partai Demokrat. Karena itu adalah hak penuh dari partai . Siapa saja, yang pastinya, harapan kami yang bisa juga membangun Partai Demokrat kedepan,” tuturnya, Rabu (1/3/2017).

Seperti partai-partai lainnya, biasanya sebuah partai akan memprioritaskan seorang kader partai tersebut untuk menjadi kepala daerah. “Contohnya untuk kepala daerah, partai pasti prioritaskan kader. Tapi kalau belum ada yang dianggap mampu, maka dari yang militant diambil. Yang pasti memang untuk membangun partai,” lanjut Ronald.

Ditanya apakah sudah ada bocoran wacana siapa saja nama yang akan diusulkan, Ronald mengatakan bahwa saat ini ada 3 nama yang diwacanakan untuk diusulkan sebagai Calon Wawako Siantar.

Nama Togar Sitorus, anggota DPRD Siantar yang juga kader Demokrat ini sepertinya memiliki peluang lebih besar. Ini disebabkan, DPD Partai Demokrat Sumatera Utara (Sumut) pimpinan JR Saragih sudah mengusulkan 1 nama yaitu Togar Sitorus.

“Kalau pak Togar Sitorus, itu permintaan usulan dari DPD. Ada tiga nama yang menjadi wacana. Selain pak Togar, ada nama ibu (istri Almarhum Hulman Sitorus, Rusmiati Rumanna boru Pardosi) dan Resman Panjaitan,” kata Ronald mengakhiri

Penulis: ndo. Editor: aan.