HETANEWS

2 Hari Masuk Hutan, Warga Telusuri Sumber Fenomena Cahaya dan Rasakan Aroma Mistis

Fenomena cahaya yang dapat disaksikan dari Jalan Medan Nagori Purba Sari, Kecamatan Tapian Dolok, Senin malam (27/2/2017). (foto : Lazuardy Fahmi)

Simalungun, hetanews.com - Munculnya fenomena alam yang terjadi di Hutan Brombos Nagori Bah Toba, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun menyimpan penasaran yang begitu mendalam bagi sejumlah warga setempat.

Misteri munculnya cahaya kelap kelip yang berada di awing-awang persis di atas pepohonan masih menjadi tanda tanya bagi seluruh warga. Hingga beberapa hari menyorot mata, sekelompok warga yang mayoritas laki laki berinisiatif mencari tau asal cahaya kelap kelip yang melayang tersembunyi di atas ranting-ranting pepohonan itu.

Beberapa hari  lalu, tepatnya Sabtu (25/2/2017) puluhan warga berbondong-bondong menelusuri hutan untuk menemukan letak cahaya itu berada. Dengan menggunakan sepeda motor lebih dari 25 unit, mereka tiba di Hutan Brombos dimana bayang bayang cahaya itu disebut-sebut berasal.

"Kami bawa senter kesana. Waktu itu berangkatnya malam kira-kira jam Sembilan. Kami jalan melewati rambung (pohon karet) sama pohon sawit. Di sana gelap," ujar warga bernama Rendi (30) yang ditemui di Jalan Medan, Kecamatan Tapian Dolok, Senin malam (27/2/2017).

Kata Rendi, jarak tempuh ke lokasi hutan lindung itu, kurang lebih 30 menit dengan menggunakan sepeda motor. Menurut Rendi, jaraknya ke zona tempuh kurang lebih 5 Km dari jalan utama (jalan lintas) atau depan Kantor Imigrasi Siantar. Tiba di lokasi yang dituju, mereka pun berkeliling mencari dimana tempat cahaya itu berada. Tak ayal yang ditemukan hanya kegelapan dan suara-suara aneh yang membuat bulu kuduk merinding.

"Pas kami kesana, gak ada apa-apa. Gelap semua gak ada cahaya itu. Lalu seram dan perasaan merinding," ungkap pria yang bermukim di Batu Silangit, Nagori Purba Sari, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun ini.

Sambung Rendi, setelah tiba di lokasi, saat itu dirinya menelepon temannya yang sedang duduk menunggu di Jalan Medan (Jalan Lintas Sumatera) dan memandangi fenomena cahaya kelap kelip tersebut dari kejauhan.

"Setelah kami tengok gak ada apa apa disitu, kami hubungi lewat telepon teman yang lagi nunggu di sini (Jalan Medan). Kami tanya, ia masih melihat cahaya itu dari kejauhaan. Padahal kami yang di hutan, gak Nampak apapun," beber Rendi, sembari menyebut lokasi Hutan Brombos itu menyeramkan.

Di kawasan hutan nan angker itu, tak jarang mereka menemui penampakan yang begitu menakutkan. Antara lain, sosok dedemit dan mahkluk gaib, seperti kuntilanak dan gondoruwo. Saat hendak pulang, cerita Rendi, sekelompok masyarakat yang mayoritas laki laki itu sempat kesasar dan sulit menemukan jalan pulang.

Tidak puas dengan pencaharian itu, keesokan harinya, tepatnya Minggu (26/2/2017), mereka beranjak lagi ke lokasi yang sama, namun tak kunjung menemukan cahaya misterius tersebut.

"Dua kali kesana tapi gak ada apa-apa dan hanya gelap. Cahaya itu ada dari kejauhan. Kalau difoto pun gak nampak," ujar Rendi dan diamini seorang temannya bernama Jusdian Hans warga Beringin Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok.

Pantauan di lokasi, tepatnya di Jalan Medan KM 10,5 Kecamatan Tapian Dolok, titik cahaya kelap kelip yang berwarna mirip lampu neon tersebut mengawang-awang d iatas awan. Jika siang hari, pandangan yang tertuju ke titik cahaya itu, hanya diterlihat rimbunya pepohonan.

"Kalau siang kita lihat dari sini yang nampak pohon aja. Gak logika kan, ada cahaya di atas pohon-pohon itu," ujar Jusdian Hans.

Sambung Hans, sebagian warga yang bermukim di Kecamatan Serbelawan, Kabupaten Simalungun menyebut cahaya kelap kelip itu berasal dari arah Beringin, Kecamatan Tapian Dolok.

"Orang seberang sana (Serbelawan) bilang cahaya itu dari sini (Beringin). Padahal cahaya itu kan di atas Hutan Brombos itu," ucapnya.

Penulis: gee. Editor: aan.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.