Simalungun, hetanews.com - Aparat Polsek Tanah Jawa berhasil membongkar 3 orang kawanan perampok spesialis minimarket yang telah beraksi sebanyak 11 kali. Tak tanggung, kawanan ini merampok mulai dari Kota Siantar hingga Jakarta.

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Anderson Siringo-ringo mengatakan, dari ketiga pelaku berhasil disita satu unit Mobil Avanza warna Hitam BK 1565 VN (kondisi rusak), 1 buah gunting pemotong besi warna kuning, 4 buah rantai dalam keadaan terpotong dan 2 buah gembok rusak.

Ketiganya yakni, Hotdy Sitinjak (28) alias Tinjak, warga Kampung Pulo RT 01/RW01, Kelurahan Setia Mekar, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi Jawa Barat, Denis Sitorus (20) alias Togel, warga Kampung Jati RT 01/RW 007, Kelurahan Jati Mulia, Kecamatan Tambun Selatan dan Jos Panggabean (18) alias Jos, warga Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Kuis, Pekanbaru, Riau.

Kasusnya terungkap ketika korban, Hermanto (36) warga Huta IV, Kampung Baru, Nagori Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun mendengar suara berisik di ruko miliknya, Jumat (24/2/2017) sekira jam 03.00 WIB. Korban lalu keluar dan melihat dua orang laki-laki tengah merusak rantai dan gembok pintu ruko.

Mendapat temuan itu korban lantas memanggil sejumlah tetangga dan meneriaki maling ke arah pelaku sembari melempar batu ke kaca belakang mobil pelaku, hanya saja para pelaku berhasil melarikan diri ke arah Tanah Jawa.

Mobil Avanza hitam BK 1565 VN yang dikendarai pelaku dalam kondisi rusak. (Foto: BT)

Korban dan sejumlah warga yang sudah geram melakukan pengejaran terhadap mobil. Naas, sesampainya di Jalan Umum Huta I, Nagori Buntu Bayu tepatnya di sungai Bah Horas, mobil yang dikemudikan pelaku masuk parit. Dua pelaku lainnya kabur, sedangkan pelaku bernama Hotdy Sitinjak berhasil ditangkap. Hotdy sempat diamuk massa sebelum diserahkan ke aparat kepolisian untuk dilaporkan.

"Sementara dua pelaku lainnya, Jos dan Togel berhasil kami tangkap dari tempat persembunyiannya di Huta Sosor Tongah, Nagori Tanah Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan," ungkap Kompol Anderson Siringoringo didampingi Kasat Reskrim AKP Suandi Sinaga.

Ia menambahkan, para pelaku telah beraksi di sejumlah wilayah Kabupaten dan Provinsi. "Kita jerat pasal 365 subs 363 (1) ke 4 e , 5 e yo 53 KUHPidana tentang tindak pidana kejatahan dan pencurian,” ujarnya.